Replik Sidang Lanjutan Perkara Korupsi di PLS NTT, Ini Kata Kuasa Hukum Bupati Sabu Raijua NTT

Ini yang dikatakan Kuasa Hukum Marthen Dira Tome terkait dengan replik yang dibacakan jaksa

Replik Sidang Lanjutan Perkara Korupsi di PLS NTT, Ini Kata Kuasa Hukum Bupati Sabu Raijua NTT
Tribunjatim.com/ Aqwamit Torik
Marthen Luther Dira Tome sedang menjalani Sidang di Ruang Sidang Cakra Pengadilan Negeri Tipikor Surabaya. 

POS KUPANG.COM, SURABAYA - Sidang lanjutan perkara korupsi dana Pendidikan Luar Sekolah (PLS) di NTT yang menyeret nama Bupati Sabu Raijua NTT, Marthen Luther Dira Tome, Jumat (21/7/2017) beragendakan pembacaan replik.

Sidang tersebut digelar di ruang sidang Cakra Pengadilan Negeri Tipikor Surabaya, di Juanda Sidoarjo.

Dalam sidang tersebut, replik setebal 10 halaman tersebut, dibacakan oleh Jaksa Penuntut KPK.

Menurut kuasa hukum dari Marthen Luther Dira Tome, Yohannis D Rihi, pembacaan replik tersebut intinya adalah pihak JPU tetap pada tuntutan mereka.

"Isi dari replik yang dibacakan tadi, intinya JPU tetap pada tuntutan mereka," ungkap Yohannis D Rihi kepada Tribunjatim.com, Jumat (21/7/2017)

Namun, Yohannis mengatakan bahwa isi replik dari yang jaksa bacakan, ada yang tidak menanggapi dari isi pembelaan yang kami buat.

"Harusnya, jika memang tetap pada tuntutan mereka, Jaksa harusnya menjawab apa yang menjadi dasar pembelaan kami," ujar Yohannis.

Ia menambahkan, kalau Jaksa Penuntut KPK tidak menanggapi beberapa isi dari pembelaan yang pihaknya buat, maka berarti isi dari pembelaan yang tak ditanggapi, dianggap benar.

"Kalau dia (Jaksa Penuntut KPK) tidak menanggapi isi pembelaan kami, secara tidak langsung, KPK menganggap isi dari pembelaan kami benar," tukas Yohannis D Rihi. (Tribunjatim/Aqwamit Torik)

Editor: Marsel Ali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved