Jokowi : Pengedar Narkoba Jangan Diberi Ampun

Jokowi mengatakan sejak awal sikap Pemerintah tegas dalam menghadapi persoalan narkoba

Jokowi : Pengedar Narkoba Jangan Diberi Ampun
KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES
Presiden Joko Widodo menjawab sejumlah pertanyaan wartawan istana kepresidenan dalam acara berbuka bersama di Istana Negara, Jakarta, Senin (6/7/2015). Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah menteri Kabinet Kerja dan diisi dengan shalat berjamaah dengan wartawan. 

POS KUPANG.COM, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo sempat menyinggung mengenai peredaran narkoba dan penanganannya saat menghadiri penutupan Mukernas PPP di Hotel Mercure Ancol, Jakarta.

Jokowi menegaskan kepada aparat penegak hukum, khususnya Badan Narkotika Nasional dan Polri agar tidak ragu menembak para pengedar narkoba, terutama berstatus WNA dan berupaya melawan aparat.

"Sekarang memang Polri, BNN betul-betul tegas. Sudah lah tegasin saja, terutama pengedar narkoba asing yang masuk, kemudian sedikit melawan, sudah langsung ditembak saja," ujar Presiden Jokowi, Jumat (21/7/2017).

Jokowi mengatakan sejak awal sikap Pemerintah tegas dalam menghadapi persoalan narkoba. Sebab Indonesia kini berstatus darurat narkoba.

"Jangan diberi ampun. Karena betul-betul berada di posisi darurat narkoba ini," tutur Jokowi.

Bukti bahwa Pemerintah serius menanggulangi narkoba yakni Pemerintah telah menghukum mati sejumlah bandar Narkoba yang memang divonis mati oleh Pengadilan.(*)

Editor: Alfons Nedabang
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help