PosKupang/

Cewek Bertato

Saya Perempuan Ingin Punya Tato Tapi . . .

Tidak hanya Naema, Mercy Latief (22) pun mengaku sangat ingin menato tubuhnya namun tidak kunjung direalisasi.

Saya Perempuan Ingin Punya Tato Tapi . . .
Rizal Fanany/Tribun Bali
Festival Tato 

HAY Hay Hay Teeners....
Tak terasa sudah masuk minggu ketiga bulan Juli. Yang sekolah sudah masuk, yang lulus SMP sudah ganti seragam putih abu-abu, times fly ya. Tak terasa sebentar lagi sudah Agustus.
Oke, hari ini ada hal seru sekaligus serius yang akan kita bahas di rubrik paling kece ini. Ada tidak sih di antara kamu, yang terbersit untuk memiliki tato? Nah pada kesempatan ini kita akan bagi pengelaman beberapa teeners yang mengaku ingin punya tato tapi ....
Loh kok ada tapinya?
Naema Lakoly (20) semangat ketika ditanyai tentang tato. Menurutnya, tato adalah hal yang keren namun dia terbentur kondisi lingkungan yang menganggap tato sebagai hal yang buruk.
"Jujur saya mau punya tato tapi saya tidak berani. Apalagi saya stay di Kupang. Kan masyarakat kita masih susah menerima cewek bertato," ujar mahasiswa Unkris Kupang tersebut
Tidak hanya Naema, Mercy Latief (22) pun mengaku sangat ingin menato tubuhnya namun tidak kunjung direalisasi karena banyak pertimbangan.
"Menurutku perempuan pakai tato itu keren. Karena tatokan artistik. Aku juga sering tergoda ingin pakai tato tapi tidak berani karena dilarang dalam agama. Teruskan aku harus salat jadi takut wudunya tidak sah," ujar penyiar radio ini.
Nah Teeners, ternyata banyak yang galau gara-gara tato, kalau kamu bagaimana?

#Baca selengkapnya di Surat Kabar Harian Pos Kupang, edisi Kamis, 20 Juli 2017.

Penulis: Djuwariah Wonga
Editor: imam hidayat
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help