Tenun Ikat Harus Menjadi Lokomotif Pariwisata Sumba

Tenun ikat harus menjadi lokomotif promosi pariwisata Sumba. Ini butuh kerja sama empat kabupaten.

Tenun Ikat Harus Menjadi Lokomotif Pariwisata Sumba
ISTIMEWA
Ibu Negara, Iriana berdialog dengan penenun di Lapangan Galatama, SBD, Rabu (12/7/2017). 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Petrus  Piter

POS KUPANG.COM, TAMBOLAKA -Pemerintah bersama rakyat di Pulau Sumba harus menjadikan tenun ikat sebagai lokomotif membangun pariwisata di Pulau Sumba.

Membangun pariwisata Sumba tidak bisa dilakukan secara sendiri tetapi harus menjadi satu kesatuan menuju Sumba lebih sejahtera.

Hal ini disampaikan Ketua DPD Gerindra Provinsi NTT, Ir.Esthon Foenay saat melantik Pengurus DPC Gerindra Kabupaten Sumba Barat Daya di Aula Hotel Sinar Tambolaka, Rabu (19/7/2017)

Baru-baru ini pemerintah empat kabupaten di Sumba menggelar parade 1.001 ekor kuda sandelwood dan festival tenun ikat yang puncaknya dihadiri Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara, Iriana di Lapangan Galatama, Tambolaka, Sumba Barat
Daya.

Kehadiran Presiden Joko Widodo di Festival Tenun Ikat 2017 disambut antusias ribuan penenun tradisional serta masyarakat.

Para penenun mengaku bangga karya mereka disaksikan oleh orang nomor satu RI.

"Ini pertama kali Presiden Republik Indonesia datang ke Sumba. Kesempatan yang baik bagi kami untuk bertemu langsung dengan Bapak Presiden yang selama ini kami hanya menonton di TV," tutur Ina Karera.

Penulis: Petrus Piter
Editor: Gerardus Manyela
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved