PosKupang/

Sukses Buka TK dan SD, Yayasan Pendidikan Ursulin Buka SMP Santa Angela Atambua-Belu

Pembukaan SMP Santa Angela ini diresmikan langsung oleh Ketua Pusat Yayasan Pendidikan Ursulin Indonesia, Sr. Ferdinanda Ngao, OSU

Sukses Buka TK dan SD, Yayasan Pendidikan Ursulin Buka SMP Santa Angela Atambua-Belu
POS KUPANG/EDY BAU
Ketua Pusat Yayasan Pendidikan Ursulin Indonesia, Sr. Ferdinanda Ngao, OSU menandatangani prasasti SMP Santa Angela saat peresmian pada Senin (17/7/2017). 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Edy Bau

POS KUPANG.COM, ATAMBUA—Setelah sukses dan berhasil pendapat tempat di hati warga Atambua, Kabupaten Belu melalui pembukaan sekolah taman kanak-kanak (TKK) dan jenjang sekolah dasar (SD) Santa Angela, Yayasan Pendidikan Ursulin membuka lagi jenjang pendidikan yang lebih tinggi yakni sekolah menengah pertama (SMP).

Pembukaan SMP Santa Angela ini diresmikan langsung oleh Ketua Pusat Yayasan Pendidikan Ursulin Indonesia, Sr. Ferdinanda Ngao, OSU pada Senin (17/7/2017). Pengresmian ini diawali dengan misa.

Hadir dalam acara ini, Ketua Pusat Yayasan Ursulin Indonesia, Asisten III Setda Belu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Belu, Para Suster, tenaga pendidikan, komite sekolah dan orang tua serta wali siswa.

Ketua Pusat Yayasan Ursulin Indonesia, Sr. Ferdinanda Ngao, OSU dalam sambutannya mengatakan, pembukaan sebuah sekolah tingkat pertama tidak mudah karena melewati berbagai tahapan dan proses.

"Rencana buka SMP Angela di perbatasan Belu berawal dari permintaan seorang ibu yang tanpa sengaja bertemu. Kami dari Yayasan pun terus melakukan koordinasi di Atambua, dan kerinduan kami terpenuhi SMP ini dibuka di Belu," ujarnya.

Menurutnya, peresmian SMP Santa Angela ini tidak lazim karena sudah ada siswanya sebelum pembangunan gedung sekolah.

“Proses pembangunan gedung sedang dilakukan. Tahun ajaran 2017-2018 ada 54 siswa yang merupakan angkatan perdana. Tahun depan para siswa akan tepati gedung yang baru," ungkapnya.

Dikatakannya, Kabupaten Belu merupakan wilayah yang berbatasan dengan Timor Leste karena itu sangat penting pembangunan generasi muda yang berkarakter tinggi dan generasai emas di masa mendatang.

“Sebagai sebuah terekat Ursulin kami lebih mengutamakan pendidikan karakter pada proses pembelajaran,” ujarnya.

Ketua Pusat Yayasan Pendidikan Ursulin Indonesia, Sr. Ferdinanda Ngao, OSU menyematkan pin Serviam kepada tenaga pendidik SMP Santa Angela pada saat pengresmian sekolah itu di Kampus SD Santa Angela Atambua, Senin (17/7/2017).
Ketua Pusat Yayasan Pendidikan Ursulin Indonesia, Sr. Ferdinanda Ngao, OSU menyematkan pin Serviam kepada tenaga pendidik SMP Santa Angela pada saat pengresmian sekolah itu di Kampus SD Santa Angela Atambua, Senin (17/7/2017). (POS KUPANG/EDY BAU)

Pada kesempatan itu Suster Ferdinanda berpesan pada tenaga pendidikan agar mengedepankan kejujuran dan keadilan dalam proses kegiatan belajar mengajar karena itu sangat penting.

“Jalankan tugas dengan disipilin, tegas dan harus adil. Kedepan SMP Santa Angela akan bertumbuh menjadi dunia pendidikan dalam keberagaman dan menghidupkan nilai-nilai tinggi. SMP ini milik kita bersama, mari kita sama-sama berikan dukungan moral spiritual dan tidak lupa dalam kerelaan finansial, karena biaya sekolah ini cukup mahal," ungkap dia.

Asisten III Setda Belu, Ulu Emanuel yang mewakili Bupati Belu, Willy Lay mengatakan, program Pemerintah Belu yang utama lima tahun kedepan yakni pengembangan SDM. Pendidikan rata-rata 65 persen di Belu putus SMP. Karena itu upaya pembangunan SDM memang menjadi prioritas, pendidikan dasar.

"Itu menjadi fondasi agar manusia bisa bertumbuh menjadi sumber daya yang berkualitas. Kabupaten ini memiliki PR yang berat untuik bagaimana menjadikan SDM Belu ini berkulaitas. Terimakasih untuk Yayasan Ursulin karena telah berikan perhatian yang mendirikan satuan sekolah tingkat SMP," katanya. (*)

Penulis: Frederikus Riyanto Bau
Editor: agustinus_sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help