PosKupang/

Mendapat Laporan Mahalnya Harga Tiket Pesawat ke NTT, Begini Respon Deputi Gubernur BI

Beberapa orang dari Jakarta yang pernah saya ajak untuk berkunjung ke Labuan Bajo misalnya menolak karena harga tiket masih mahal

Mendapat Laporan Mahalnya Harga Tiket Pesawat ke NTT, Begini Respon Deputi Gubernur BI
pos kupang
Deputi Gubernur Bidang Sistem Pembayaran, Sugeng bersama direksi dari himpunan bank milik negara, Plt dirut Bank NTT, Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya menabuh tifa sebagai tanda peresmian pilot project BI Jangkau di Pos Lintas batas Motaain, Senin (17/7/2017). 

Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Hermina Pello

POS KUPANG.COM, MOTAAIN -- Gubernur NTT, Drs Frans Lebu Raya mengatakan harga tiket pesawat dengan tujuan kota-kota di NTT sangat mahal. Hal tersebut membuat orang Jakarta lebih memilih untuk keluar negeri dari pada ke NTT.

Lebu Raya mengatakan hal ini saat memberikan sambutan pada acara peresmian pilot project Bank Indonesia Jangkau di pos lintas batas Motaain, Senin (17/7/2017).

"Saya ingin sampaikan kepada bapak Deputi Gubernur bahwa harga tiket pesawat ke NTT ini kadang masih sangat mahal padahal sekarang ini NTT sementara mengembangkan potensi pariwisata," katanya.

"Beberapa orang dari Jakarta yang pernah saya ajak untuk berkunjung ke Labuan Bajo misalnya menolak karena harga tiket masih mahal. Mereka bilang lebih baik berangkat ke Thailand, hanya dengan 8 juta rupiah sudah bisa satu minggu di sana sedangkan kalau NTT, dengan 8 juta itu sulit karena harga tiket mahal," tambah Lebu Raya.

Ketua DPD PDIP NTT ini mengungkapkan dia sudah berulang kali menyampaikan kepada maskapai tapi menurut mereka kewenangan itu ada di Jakarta. "Apa yang bisa dibuat oleh daerah sudah dilakukan hanya saja tidak bisa ambil keputusan di daerah karena semuanya dari pusat," ujarnya.

Menurut Lebu Raya tarif penerbangan udara yang tinggi memberikan dampak terhadap inflasi yang cukup tinggi di NTT.

Deputi Gubernur Bidang Sistem Pembayaran, Sugeng menyampaikan terima kasih atas laporan itu. Sugeng akan menyampaikan masalah ini pada saat rapat dewan gubernur.

"Saya tidak tahu kalau masih ada yang begitu. Nanti akan saya sampaikan," kata Sugeng.(*)

Penulis: hermina_pello
Editor: Alfons Nedabang
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help