PosKupang/

Kalau Mau Selamat, Mantan Kepala SMP Negeri I Satapnasi Harus Bayarkan Dana Beasiswa PIP

Dia mengingatkan Istefanus agar tidak menganggap remeh persoalan yang terjadi di SMP Negeri 1 Satapnasi.

Kalau Mau Selamat, Mantan Kepala SMP Negeri I Satapnasi Harus Bayarkan Dana Beasiswa PIP
pos kupang
Guru honor SMP Negeri 1 Satapnasi TTS, Alfred Lay 

Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Novemy Leo

POS KUPANG.COM, SOE -- Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas PPO Kabupaten Timor Tengah Selatan, David Mbulik mengatakan jika mantan Kepala SMP Negeri 1 Satapnasi, Istefanus Tahun mau selamat maka harus segera membayar dana beasiswa program Indonesia pintar (PIP) tahun 2016 kepada siswa yang belum menerima.

David mengatakan hal itu ketika menemui Istefanus, Senin (17/7/2017) sore. David ke rumah Istefanus bersama Alfred Lay, bendahara beasiswa PIP di SMP Negeri I Satapnasi, untuk menindaklanjuti masalah beasiswa PIP.

Dia mengingatkan Istefanus agar tidak menganggap remeh persoalan yang terjadi di SMP Negeri 1 Satapnasi.

"Saya bilang ke dia, kalau mau selamat turuti saran saya. Bayarkan beasiswa itu. Kalau tidak mau silahkan tanggung resikonya sendiri," kata David, Senin (17/7/201) malam.

David mengungkapkan, Istefanus sudah di BAP bulan April 2017 lalu.

"Harapan saya dia lakukan seperti kesepakatan tadi. Saya juga bilang ke dia, bapak ini sudah 34 tahun mengabdi jadi jangan nodai pengabdiannya dengan masalah ini. Jangan sampai karena masalah ini maka pengabdian selama 34 tahun itu menjadi sia-sia," kata David.

Istefanus Tahun dilaporkan oleh guru honor SMPN 1 Satapnasi, ke kejaksaan negeri SoE.

Istefanus diduga telah menggelapkan dana beasiswa PIP tahun 2016 senilai Rp 75 juta. Setelah mencairkan dana itu, Istefanus hanya membayarkan kepada sejumlah siswa saja.

Masalah ini sudah dilaporkan ke Dinas PPO, April 2017 lalu dan Istefanus berjanji akan membayarkannya. Namun hingga Juli 2017, Istefanus belum juga membayarkan dana tersebut. (*)

Penulis: omdsmy_novemy_leo
Editor: Alfons Nedabang
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help