PosKupang/

Golkar Bukan Mengandalkan Ketokohan Ketum Setia Novanto

Ini kata kader partai Golkar, Oemar Fadaq di Kabupaten Sumba Timur terkait kasus Setya Novanto

Golkar Bukan Mengandalkan Ketokohan Ketum Setia Novanto
Pos Kupang/John Taena
Ali Oemar Fadaq

Laporan wartawan Pos Kupang, Robert Ropo

POS KUPANG.COM, WAINGAPU--- Terkait dengan kasus yang menimpa Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) dimana ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi Kartu tanda penduduk elektronik (E-KTP) oleh komisi pemberantasan korupsi (KPK), Ketua organisasi dan Kaderisasi Partai Golkar kabupaten Sumba Timur (Sumtim), Ali Oemar Fadaq mengatakan itu adalah persoalan pribadi dari pada Ketua umum Setya Novanto bukan persoalan partai Golkar.

Karena partai Golkar adalah partai Kader bukan partai yang mengandalkan ketokohan dari pada ketua umum Setya Novanto itu sendiri.

Ali Oemar Fadaq menyampaikan hal itu ketika dimintai tanggapanya di kediamanya di Kota Waingapu, Selasa (18/7/2017).

Oemar Fadaq mengatakan, dari sisi partai sendiri partai Golkar tidak pernah pakai karena partai Golkar itu adalah partai kader.

"Kita coba refresing kembali pada tahun 2004 juga terjadi kasus penjara namun golkar menang pada saat itu", ungkapnya

Oemar Fadaq menegaskan, Golkar adalah partai Kader, maka partai Golkar tidak pernah mengandalkan ketokohan dari ketua umum Setia Novanto itu sendiri.
"Itu bedahnya Partai Golkar dengan partai lain, mungkin partai lain ada pemiliknya, tetapi Partai Golkar ini adalah partai milik Publik bukan milik seorang tokoh, Soeharto saja yang mendirikan ini partai dia tidak menjadi ketua," ungkap Ali Fadaq. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: marsel_ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help