PosKupang/

Stefanus Ditebas Damianus di Persawahan Benteng Cancar, Kelurahan Wae Belang, Ini Penyebabnya

Stefanus pun langsung dievakuasi aparat Polres Manggarai, Kodim 1612 Manggarai dan Pol PP Manggarai usai turun ke lokasi kejadian.

Stefanus Ditebas Damianus di Persawahan Benteng Cancar, Kelurahan Wae Belang, Ini Penyebabnya
POS KUPANG/ARIS NINU
Aparat keamanan sedang menolong korban pembacokan di persawahan Benteng Cancar, Kelurahan Wae Belang, Manggarai, Senin (17/7/2017). 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Aris Ninu

POS KUPANG. COM, RUTENG - Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam (sajam) alias parang gara-gara tapal batas tanah sawah kembali terjadi di Manggarai.

Stefanus Broto (52), warga Kelurahan Wae Belang, Kecamatan Ruteng, ditebas dengan parang oleh Damianus Holang di lokasi persawahan Benteng Cancar, Senin (17/7/2017) pukul 10.30 wita.

Akibatnya, Stefanus mengalami luka di tangan kanan dan tumit kanan.

Stefanus pun langsung dievakuasi aparat Polres Manggarai, Kodim 1612 Manggarai dan Pol PP Manggarai usai turun ke lokasi kejadian.

Damianus, pelaku pembacokan, setelah membacok korban langsung melarikan diri dan kini sudah bersedia ke Kantor Polres Manggarai guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Benar ada kasus pembacokan. Pelaku dan korban masih berkeluarga. Kami sedang tangani. Korban sudah dibawa ke RSUD Ruteng. Pelaku sempat kabur, tapi sudah bersedia datang ke kantor polisi. Masalahnya soal tapal batas tanah sawah di Benteng Cancar, Kelurahan Wae Belang," kata Kapolres Manggarai, AKBP Drs. Marselis Sarimin K, M.Pd melalui Kasat Reskrim, Iptu Aldo Febrianto pertelepon dari Ruteng kepada Pos Kupang yang sedang berada di Borong, Senin (17/7/2017) sore.

Kasat Aldo meminta semua pihak tenang dan menyerahkan penanganan kasus ini kepada polisi.

Kasat Aldo mengatakan, persoalan pelaku membacok korban dipicu masalah tapal batas tanah sawah.

"Kami sedang dalami kasusnya. Bagaimana korban dibacok nanti kami akan dalami saat pemeriksaan," papar Kasat Aldo.

Kejadian yang terjadi di Wae Belang, menurut informasi yang diperoleh Pos Kupang, sudah disikapi aparat keamanan, baik polisi, TNI dan Pol PP Manggarai yang terjun ke lokasi meredam agar tidak ada tindakan main sendiri. (*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: agustinus_sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help