PosKupang/

Polisi Bubarkan Demonstrasi Mahasiswa Universitas PGRI di DPRD NTT

Sebelumnya Kapolres telah mengumumkan bahwa aturan penyampaian aspirasi diatur dalam UU dan hanya bisa berlangsung sampai pukul 18:00 wita.

Polisi Bubarkan Demonstrasi Mahasiswa Universitas PGRI di DPRD NTT
POS KUPANG/OBY LEWANMERU
Mahasiswa Universitas PGRI NTT ini duduk di tangga Gedung DPRD NTT, Senin (17/7/2017). 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Oby Lewanmeru

POS KUPANG.COM, KUPANG - Aparat Kepolisian dari Polres Kupang Kota membubarkan aksi demonstrasi yang dilakukan Forum Mahasiswa PGRI NTT di Gedung DPRD NTT, Senin (17/7/2017) malam.

Pantauan Pos Kupang, Senin (17/7/2017), sekitar pukul 18:35 wita, para mahasiswa yang sebelumnya berada di tangga menuju lantai II tepatnya di depan ruang sidang utama, sempat berdialog dengan Kapolres Kupang Kota, AKBP. Anthon Christianto dan Wakapolres Kompol A. Von Bulow , Kasat Intel, Basith Algadri dan sejumlah perwira.

Mahasiswa Universitas PGRI NTT ini duduk di tangga Gedung DPRD NTT, Senin (17/7/2017).
Mahasiswa Universitas PGRI NTT ini duduk di tangga Gedung DPRD NTT, Senin (17/7/2017). (POS KUPANG/OBY LEWANMERU)

Sebelumnya Kapolres telah mengumumkan bahwa aturan penyampaian aspirasi diatur dalam UU dan hanya bisa berlangsung sampai pukul 18:00 wita.

Polisi bersihkan pecahan kaca saat demonstrasi mahasiswa Universitas PGRI
Polisi bersihkan pecahan kaca saat demonstrasi mahasiswa Universitas PGRI (POS KUPANG/OBY LEWANMERU)

Hingga batas waktu itu, pendemo masih bertahan, sehingga usai berdialog, polisi memaksa agar pendemo meninggalkan Gedung DPRD NTT.

Akibat demonstrasi mahasiswa ini, kaca jendela di lobi Gedung DPRD NTT pecah, Senin (17/7/2017).

Satu oknum mahasiswa sudah diciduk aparat Polres Kupang Kota. Oknum mahasiswa ini diduga menendang kaca tersebut hingga pecah.

Kapolres Kupang Kota, AKBP Anthon Christianto mengatakan, akan memroses hukum oknum mahasiswa itu. "Kita tetap proses kasus itu," kata Anthon. (*)

Penulis: oby_lewanmeru
Editor: agustinus_sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help