PosKupang/

Pilkada Kabupaten Kupang

Paket Vetor Target Kumpulkan 30.000 KTP untuk Jalur Independen

Paket ini memilih berjuang bersama rakyat dengan terus membangun komunikasi bersama dalam bentuk dukungan KTP.

Paket Vetor Target Kumpulkan 30.000 KTP untuk Jalur Independen
ISTIMEWA
KTP Nasional 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Edy Hayon

POS KUPANG. COM, OELAMASI - Paket bakal calon bupati (Bacabup) Kabupaten Kupang, Vinsen Bureni dan bakal calon wakil bupati (Bacwabup), Oktori Gaspers atau Paket VETOR, tidak melakukan pendaftaran melalui pintu partai politik (Parpol) untuk maju bersaing pada pilkada Kabupaten Kupang tahun 2018.

Paket VETOR memilih maju melalui jalur independen dan manargetkan pengumpulan kartu tanda penduduk (KTP) warga berjumlah 30.000 KTP untuk memenuhi syarat pencalonan dengan total 21.000 KTP.

Vinsen Bureni ketika dihubungi Pos Kupang, Senin (17/7/2017), menuturkan, selama ini memang Paket VETOR tidak mau menonjolkan diri dengan bergerilya mencari pintu parpol.

Paket ini memilih berjuang bersama rakyat dengan terus membangun komunikasi bersama dalam bentuk dukungan KTP.

Sesuai syarat minimal pencalonan paket yang maju melalui jalur independen harus mengumpulkan 21.000 KTP baru bisa disahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk maju.

Saat ini, katanya, tim terus bekerja mengumpulkan KTP dukungan dan Paket VETOR menargetkan KTP yang terkumpul mencapai 30.000.

"Kita terus bekerja bersama rakyat. Kita tidak melobi parpol untuk mendapatkan pintu. Kami menyadari bahwa untuk maju melalui parpol tentu harus memiliki dana yang cukup. Makanya kami memilih jalur independen dan kami terus bekerja. Kami sangat yakin dengan kekompakan tim di lapangan, target pengumpulan KTP dapat tercapai sesuai harapan," katanya.

Vinsen Bureni yang juga aktivis lembaga swadaya masyarakat (LSM) Bengkel APPeK Kupang ini tidak menjanjikan program yang muluk-muluk.

Dengan bekal pengalaman bersama masyarakat, dirinya tahu persis kebutuhan mendasar masyarakat.

Komunikasi bersama rakyat dan mendengarkan apa yang rakyat mau, itulah menjadi skala prioritas perjuangannya jika nanti dipercayakan memimpin daerah ini.

Selama di LSM, katanya, dia selalu masuk kampung keluar kampung melihat dan mendengar apa yang menjadi persoalan utama.

"Kerja kami sekarang adalah mengumpulkan KTP dukungan dulu. Kita mau bekerja bersama rakyat kecil. Mereka tidak butuh program yang besar-besar, cukup dengan program sederhana, tapi menyentuh hidup mereka, seperti di bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi," tambahnya.(*)

Penulis: Edy Hayon
Editor: agustinus_sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help