PosKupang/

Oknum Nelayan Flotim Masih Bongkar Ikan di Sembarang Tempat

Pembongkaran ikan di sembarang tempat tersebut disoroti Wakil Bupati Flotim Agustinus Payong Boli.

Oknum Nelayan Flotim Masih Bongkar Ikan di Sembarang Tempat
POS KUPANG/FELIKS JANGGU
Pembongkaran ikan di JTP Nobo Kecamatan Ilebura, Flores Timur, Senin (17/7/2017) 

POSKUPANG.COM, LARANTUKA --- Meski ada pelabuhan pendaratan ikan (PPI) resmi di Flores Timur (Flotim), belum semua nelayan atau kapal penampung ikan membongkar ikan di PPI Larantuka atau TPI resmi lainnya.

Oknum nelayan bahkan diduga bekerja sama dengan pedagang-pedagang ikan, membongkar ikan di tempat tidak resmi.

Pembongkaran ikan di sembarang tempat tersebut disoroti Wakil Bupati Flotim Agustinus Payong Boli.

Kepada Pos Kupang, Senin (17/7/2017), Agus Boli mengatakan perlu pengaturan dan penertiban terhadap pembongkaran ikan para nelayan.

Kata Agus Boli, pembongkaran ikan wajib di lakukan di pelabuhan-pelabuhan resmi.

"Pembongkaran ikan ke depan harus diatur. Jangan ambil ikan di hutan, lalu dibawa jual ke Maumere," kata Agus Boli.

Agus Boli mencurigai ada mafia perikanan di Flores Timur sehingga ada pembongkaran ikan sembarangan di tempat-tempat yang tak terdata.

"Memang pembongkaran ikan kita di Flotim masih sembarang di berbagai tempat. Nanti pengantarpulauan ikan kita itu di tempat lain," kata Agus Boli.

Disaksikan Pos Kupang Senin (17/7/2017) ada pembongkaran ikan di JTP Nobo. Beberapa pikap menjemput ikan di pantai itu.

Informasi yang diperoleh di lokasi menyebutkan setelah pikap itu membeli ikan di situ, selanjutnya dibawa ke Larantuka untuk diangkut ke Kupang. Sebagian juga diangkut dibawa ke Maumere Kabupaten Sikka.

Agus Boli berharap pembongkaran ikan di Flotim ke depan lebih tertib. Semua ikan harus dalam pengawasan pihak dinas kelautan dan perikanan. (*)

Penulis: Felix Janggu
Editor: Putra
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help