PosKupang/

Kapolri Tegaskan Tak Ada Rekayasa dalam Kasus Hermansyah

Kasus penganiayaan Hermansyah, isunya berkembang tentang motif dan selainnya. Berkembang isunya macem-macem sampai ke politik

Kapolri Tegaskan Tak Ada Rekayasa dalam Kasus Hermansyah
warta kota
Minggu, 9 Juli 2017 13:32 Heboh Informasi di Facebook FPI, Saksi Ahli yang Nyatakan Chat Habib Rizieq Palsu Dibacok facebook.com Pakar telematika, Hermansyah, yang dibacok oleh orang tak dikenal saat melintas di Tol Halim yang dimuat di Facebook FPI. 

POS KUPANG.COM, JAKARTA -- Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian menilai, kasus penganiayaan ahli Teknologi Informasi dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Hermansyah, bebas dari rekayasa.

Hal itu disampaikan Tito menanggapi melebarnya dugaan motif kasus tersebut ke arah politik, sebagaimana yang terjadi di masyarakat.

"Kasus penganiayaan Hermansyah, isunya berkembang tentang motif dan selainnya. Berkembang isunya macem-macem sampai ke politik," ujar Tito dalam Rapat Kerja bersama Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/7/2017).

Tito mempersilakan semua pihak untuk mengawasi proses hukum kasus penganiayaan tersebut sebab seluruh prosesnya berlangsung transparan.

"Nanti sampai di pengadilan tak ada yang bisa menyeting pengadilan. Pengadilan kita terbuka. Bisa dimonitor media," tutur Tito.

Polisi sudah menangkap empat pelaku pengeroyokan Hermansyah yang terjadi di Km 06 Tol Jagorawi arah Bogor, tepatnya di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, pada Minggu (9/7/2017)

Mereka adalah Edwin Hitipeuw (37), Lauren Paliyama (31), Erick Birahy, dan Richard Patipelu.

Berdasarkan pengakuan para pelaku, Hermansyah yang mengejar dan menghentikan mobil mereka.

Hal itu terjadi setelah salah satu mobil pelaku menyenggol mobil Toyota Avanza yang dikendarai Hermansyah.

Kemudian, Hermansyah mengejar dan menghentikan mobil yang dikemudikan Edwin.

Halaman
12
Editor: Alfons Nedabang
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help