PosKupang/

Ini Arahan Dinas Pendidikan NTT Terhadap Orangtua Siswa yang Anaknya tidak Diakomodir

Ini penjelasan dari Dinas PPO NTT terkait dengan demonstrasi yang digelar orangtua murid baru di Kota Kupang

Ini Arahan Dinas Pendidikan NTT Terhadap Orangtua Siswa yang Anaknya tidak Diakomodir
Pos Kupang/Andri Atagoran
Orangtua murid saat demonstrasi di Dinas PPO NTT 

Laporan Reporter Pos Kupang, Andri Atagoran

POS KUPANG.COM, KUPANG - Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan NTT, Ayub Mooy sesaat setelah beraudiensi dengan orangtua siswa di ruang rapat Kantor Dinas Pendidikan Propinsi NTT, Senin (17/7/2017) mengarahkan orangtua siswa yang anaknya tidak diakomodir di SMAN 1 dan 3 Kupang mendaftar di SMAN lainnya di kota Kupang.

"Banyak SMAN negeri yang masih bersedia menerima anak-anak bapak ibu sekalian. Karena di SMAN 1 dan SMAN 3 sudah penuh," ujar Ayub.

Arahan Ayub ini mendapat beragam reaksi dari orangtua. Beberapa di antara orangtua tidak setuju dengan arahan Ayub karena anak mereka berada di wilayah sonasi SMAN 1 dan SMAN 3.

Orangtua siswa menuntut agar anak-anak mereka yang berada di sonasi wilayah SMAN 1 dan 3 Kupang, sesuai dengan peraturan harus diterima di sekolah tersebut saat mendaftar.

Hal ini diutarakan oleh satu di antara orangtua siswa Yulius Kajoweo yang mendaftarkan anaknya di SMAN 1 Kupang.

"Anak saya tinggal di Oeba dan mendaftar di SMAN 1 Kupang. Sonasi saya ini masuk sona SMAN 1 Kupang sesuai dengan ketetapan pemerintah dan nilai ujian nasional anak saya lebih tinggi dari punya anak tetangga. Masa anak saya tidak diterima sehingga menimbulkan trauma bagi anak saya," ujarnya. (*)

Penulis: Andri Atagoran
Editor: marsel_ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help