PosKupang/

Anak Tak Diterima Masuk SMAN 1 Atambua, Warga Mengadu ke DPRD Belu

Ini yang dilakukan dua orangtua murid terkait dengan penerimaan siswa baru yang dinilai kurang adil di Belu

Anak Tak Diterima Masuk SMAN 1 Atambua, Warga Mengadu ke DPRD Belu
Pos Kupang/Edy Bau
Dua orangtua murid mengadu di DPRD Belu lantaran anaknya tidak diakomodir di SMAN I Atambua 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Edy Bau

POS KUPANG.COM, ATAMBUA - Gara-gara anaknya tidak diterima masuk SMAN 1 Atambua, Roberta dan Gorety mendatangi kantor DPRD Belu, Senin (17/7/2017) siang.

Keduanya datang untuk mengadukan dan meminta DPRD membantu mengklarifikasi hal ini.

Menurut Roberta, patut dipertanyakan ketika sekolah memberlakukan sistem seleksi nilai namun yang lulus justru yang nilainya lebih rendah.

"Saya tidak mengerti dengan model seleksi ini. anak saya nilainya 191 tidak lulus tetapi yang nilainya 157 bisa lulus. ini bagaimana," katanya di hadapan anggota DPRD Belu.

Tak hanya mempertanyakan seleksi nilai, keduanya, mempertanyakan mengapa kami yang rumahnya di depan sekolah justru ditolak.

Kedua ibu ini datang ke kantor DPRD Belu bersama anaknya dan diterima di ruang Wakil Ketua DPRD, Jeremias Manek Junior.

Ketua Komisi III DPRD Belu, Theodorus F. Seran Tefa dan Wakil Ketua langsung menghubungi kepala SMAN 1 Atambua agar datang dan mengklarifikasi pengaduan tersebut.

Hingga berita ini ditulis, DPRD masih menunggu kedatangan pihak SMAN 1 Atambua untuk klarifikasi. (*)

Penulis: Frederikus Riyanto Bau
Editor: marsel_ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help