PosKupang/

Alasan Kenapa Nasdem Tidak setuju Hak Angket Terhadap Bupati TTS

Ini alasan Partai Nasdem menolak dilakukannya hak angket terhadap Bupati Timor tengah Selatan

Laporan Wartawan Pos Kupang, Novemy Leo

POS KUPANG.COM, SOE - Fraksi Nasdem DPRD TTS tidak setuju usulan hak angket terhadap Bupati TTS yang diusulkan oleh 15 anggota DPRD dari fraksi Haruna, Fraksi PKB, Fraksi Gerindra dan Fraksi Demokrat.

Anggota Fraksi Nasdem DPRD TTS, Hendrik Babys mengatakan, pihaknya menghargai usulan hak angket dari sejumlah anggota DPRD asal sejumlah fraksi. Karena hak angket itu dimungkinkan dalam aturan.

Namun dirinya dan fraksi Nasden tidak menyetujui hak angket terhadap pemerintah atau Bupati TTS itu.

"Hak angket boleh-boleh saja. Tetapi kita harus bisa melihat dengan baik penggunaan hak angket ini jangan sampai lebih banyak merugikan masyarakat TTS karena hak angket dalam pengunjung akhir tahun 2017 ini bisa mengakibatkan segala macam bentuk kegiatan program yang kita sudah siapkan tidak bisa berjalan efektif," kata Hendrik, Senin (18/7/2017).

Sebelumnya, sebanyak 15 anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) mengajukan hak angket terhadap kebijakan Pemerintah daerah terkait rasionalisasi anggaran sebesar Rp 154.105.569.572.

Pengajuan hak angket dibacakan Ketua DPRD TTS, Jean M Neonufa, SE, dalam sidang paripurna DPRD TTS, Jumat (14/7/2017) yang dihadiri oleh Wakil Bupati dan segenap kepala dinas instansi dan badan se-Pemkab TTS.

Sebanyak 15 anggota DPRD yang ajukan hak angket itu berasal dari fraksi Haruna, Fraksi PKB, Fraksi Gerindra dan Fraksi Demokrat.

Menurut Jean, penggunakan hak angket ini ditujukan untuk menyelidiki apa alasan dibalik rasionalisasi sebenarnya karena apa yang sudah disepakati dengan banggar dan pemerintah untuk dibatalkan namun secara diam-diam tetap dilaksanakan oleh pemda.

"Maka melalui surat ini kami usulkan untuk mengajukan hak angket kepada pimpinan DPRD TTS untuk diproses karena tidak sesuai ketentuan berlaku, pasal 14, 15, 16, 17 arutan DPRD Nomor 1 tahun 2014 tentang tatib," kata Jean. (*)

Penulis: omdsmy_novemy_leo
Editor: marsel_ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help