PosKupang/
Home »

Video

Demo Forum Mahasiswa PGRI di DPRD NTT

Anggota DPRD NTT dari Fraksi Partai Demokrat ,Gabriel Suku Kotan,S.H,.M.Si ditolak untuk berdialog oleh para mahasiswa Universitas PGRI NTT yang melak

Laporan Wartawan Pos Kupang, Oby Lewanmeru

POS KUPANG.COM,KUPANG -- Anggota DPRD NTT dari Fraksi Partai Demokrat ,Gabriel Suku Kotan,S.H,.M.Si ditolak untuk berdialog oleh para mahasiswa Universitas PGRI NTT yang melakukan aksi di gedung DPRD NTT. Mahasiswa ini tergabung dalam Forum Mahasiswa Universitas PGRI NTT.

Pantauan Pos Kupang, Jumat (14/7/2017), para mahasiswa ini melakukan orasi di depan gedung DPRD NTT.

Aksi mahasiswa ini dikawal aparat kepolisian dari Polsek Oebobo dan Polres Kupang Kota. Nampak ada juga Asat Intel Polres Kupang Kota, Basith Algadri. Saat berorasi, mereka meminta DPRD NTT memfasilitasi mereka untuk melanjutkan kuliah di universitas selain universitas yang pernah bermasalah.

Koordinator Aksi, Petrus Tansius Dedi mengatakan, kehadiran mereka di DPRD selain untuk menyampaikan bahwa mereka telah dikorbankan oleh pemerintah dalam hal ini Kemenristek Dikti, juga mereka meminta DPRD NTT mendukung pengalihan mereka ke kampus lain.

"Kami minta agar kami dialihkan ke kampus lain. Universitas PGRI NTT juga keberadaannya pun telah dicabut oleh Kemenristek Dikti," kata Dedi.

Saat berorasi mereka membawa satu spanduk besar bertuliskan Forum Mahasiswa Universitas PGRI NTT dan beberapa karton yang juga bertuliskan Jokowi Gagal dalam penyelenggara Pendidikan .

Ada juga karton yang berisi tuntutan mahasiswa PGRI NTT, yakni, negara wajib bertanggungjawab terhadap nasib mahasiswa Universitas PGRI NTT; YPLP PT.PGRI NTT wajib bertanggungjawab terhadap kerugian mahasiswa PGRI NTT dan tuntutan terakhir bahwa mereka tidak akan meninggalkan gedung DPRD NTT sebelum tuntutan mereka terpenuhi.

Beberapa saat berorasi, Anggota Komisi V DPRD NTT, Yohanis Rumat, S.E menemui mereka dan sempat menerima pernyataan sikap mereka.

Saat itu, Rumat mengatakan, soal pencabutan izin pendirian Universitas PGRI NTT itu merupakan kewenangan Kemenristek Dikti dan pihaknya kami tidak bisa intervensi.

Halaman
12
Penulis: oby_lewanmeru
Editor: alfred_dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help