PosKupang/
Home »

News

» Jakarta

Setya Novanto Tak Banyak Bicara terkait Pemeriksaannya di KPK

Ketua DPR Setya Novanto tidak banyak bicara mengenai pemeriksaannya sebagai saksi dalam penyidikan perkara korupsi dalam pengadaan paket penerapan

Setya Novanto Tak Banyak Bicara terkait Pemeriksaannya di KPK
(ANTARA/Hafidz Mubarak A)
Ketua DPR Setya Novanto (tengah) memenuhi panggilan KPK untuk menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Jumat (14/7/2017). Setya Novanto diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP (KTP Elektronik) dengan tersangka Andi Agustinus alias Andi Narogong.

POS KUPANG.COM - - Ketua DPR Setya Novanto tidak banyak bicara mengenai pemeriksaannya sebagai saksi dalam penyidikan perkara korupsi dalam pengadaan paket penerapan Kartu Tanda Penduduk berbasis Nomor Induk Kependudukan secara nasional (KTP-e).

"Saya yang kayak di dalam fakta persidangan," kata Setya Novanto usai menjalani pemeriksaan selama sekitar lima jam di gedung KPK, Jakarta, Jumat.

Setya Novanto, yang tiba di gedung KPK sekitar pukul 09.50 WIB, baru keluar pukul 15.15 WIB dan langsung masuk ke mobil Toyota Fortuner warna hitam yang menunggunya di depan lobi gedung KPK.

Ia didampingi oleh Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham, yang juga tidak mau berkomentar mengenai pemeriksaan Setya Novanto.

Sempat terjadi keributan saat mobil yang ditumpangi Setya Novanto hendak ke luar dari gedung KPK, karena puluhan anggota Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia yang sedang melakukan aksi menolak penggunaan hak angket DPR terhadap KPK di depan gedung KPK hendak menghadang.

Polisi yang berjaga di depan gedung KPK langsung membubarkan kerumunan mahasiswa yang hendak menghadang mobil Setya Novanto tersebut.

Setya Novanto sudah menjalani pemeriksaan pada 13 Desember 2016 dan 10 Januari 2017 untuk dua orang yang saat ini sudah menjadi terdakwa yaitu mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Irman dan mantan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Negeri Sugiharto.

Nama Setya Novanto disebut dalam surat tuntutan jaksa terhadap Irman dan Sugiharto.

Menurut dakwaan jaksa, Andi Agustinus alias Andi Narogong menawarkan kepada Irman dan Sugiharto untuk bertemu dengan Setya Novanto demi kelancaran proyek KTP-e. Andi menyebut Setya Novanto sebagai "kunci anggaran" KTP-e menurut dakwaan jaksa.

Dakwaan jaksa juga menyebut pertemuan Andi Agustinus dan Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Diah Anggraini dengan Setya Novanto di Hotel Gran Melia Jakarta.

Halaman
12
Editor: Ferry_Ndoen
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help