PosKupang/

Ini Trend Baru di Kalangan Wisatawan yang Perlu Disiapkan di Labuan Bajo

Wisatawan yang berkunjung ke obyek pariwisata saat ini, yaitu ingin mengalami sendiri atau merasakan secara langsung apa yang disukainya

Ini Trend Baru di Kalangan Wisatawan yang Perlu Disiapkan di Labuan Bajo
POS KUPANG/SERVAN MAMMILIANUS
Rapat koordinasi pariwisata di Labuan Bajo, Jumat (14/7/2017). 

Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Servan Mammilianus

POS KUPANG. COM, LABUAN BAJO - Salah satu trend dari wisatawan yang berkunjung ke obyek pariwisata saat ini, yaitu ingin mengalami sendiri atau merasakan secara langsung apa yang disukainya, berkaitan dengan wisata tradisi dan seni budaya.

"Salah satu yang lagi trend sekarang, yaitu wisatawan bukan hanya datang untuk melihat, tetapi ingin mengalami, merasa atau praktek langsung. Misalnya menenun. Jadi wisatawan itu mau membeli pengalaman," kata salah satu nara sumber dalam koordinasi dan sinkronisasi pengembangan destinasi wisata tradisi dan seni budaya, DR Eng Titin Fatimah.

Rapat koordinasi itu berlangsung di Hotel Jayakarta Labuan Bajo, Jumat (14/7/2017). Dihadiri oleh para pelaku pariwisata, anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), unsur pemerintah dan aparat dari Desa Liang Ndara Kecamatan Mbeliling.

Liang Ndara merupakan desa wisata di daerah itu yang menjadi pilot project.

Titin menjelaskan bahwa 70 presen daerah wisata itu tumpuannya adalah wisata budaya. Ada tiga hal yang menjadi perhatian wisatawan kata dia, yaitu wisata alam; wisata budaya dan gabungan keduanya.

"Liang Ndara memiliki peluang yang bagus. Khususnya berkaitan dengan seni budaya," kata Titin.

Hal penting lain yang harus diperhatikan dalam penyusunan paket wisata kata dia, yaitu cerita di balik obyek wisata itu. Cara menyampaikan ceritanya juga sangat menentukan tingkat ketertarikan wisatawan untuk berkunjung.

Event-event budaya juga kata dia harus dilakukan secara terus menerus, demi meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

Nara sumber lainnya, Prof Yuwana Mardjuka, menjelaskan manajemen pengelolahan destinasi, termasuk pentingnya menyiapkan home stay yang layak di desa wisata. (*)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: agustinus_sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help