Peningkatan Produksi Tanaman Jagung dan Padi di Malaka Terjadi karena Ini

Dia menjelaskan, pada musim tanam (MT) I tahun 2016, hasil panenan jagung sebanyak 40. 071 ton, sedangkan pada

Peningkatan Produksi Tanaman Jagung dan Padi di Malaka Terjadi karena Ini
POS KUPANG/DION KOTA
Bupati Malaka Stef Bria Seran sedang berbicara kepada media. 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Dion M Kota

POS KUPANG. COM, BETUN - Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Malaka, Yustinus Nahak menyebut terjadi peningkatan hasil produksi pertanian di daerah itu khususnya jagung dan padi berkat program Revolusi Pertanian Malaka (RPM).

Hal itu diungkapkan Nahak dalam Rapat Evaluasi RPM yang berlangsung di aula kantor Bupati Malaka, Kamis (13/7/2017).

Dia menjelaskan, pada musim tanam (MT) I tahun 2016, hasil panenan jagung sebanyak 40. 071 ton, sedangkan pada MT I tahun 2017 produksi jagung meningkat menjadi 59. 244 ton. Hal yang sama juga terjadi pada tanaman padi. Pada tahun 2016, rata-rata produksi berada di angka 3,8 ton per ha dan kini meningkat menjadi 4,8 ton per ha pada tahun 2017

"Peningkatkan hasil pertanian disebabkan adanya sentuhan RPM lewat penambahan luas area tanam dan bantuan bibit, pupuk, pendampingan tim ahli dan juga program balik lahan gratis. Pada MT I tahun 2016 luas area tanam padi 4.705 ha, meningkat menjadi 5.365 ha pada MT I 2017. Begitu pula dengan tanaman jagung. Pada tahun 2016, MT I ada 16.113 ha area tanam jagung meningkat menjadi 19.231 ha di MT I 2017 ," tutur Yustinus Nahak.

Untuk diketahui, saat ini Pemkab Malaka memiliki 57 traktor roda empat dan 156 traktor roda dua. *

Penulis: Dion Kota
Editor: Putra
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help