PosKupang/

Kondisi Jalan yang Buruk Bakal Ganjal Peserta TDF Singgahi Mbay

Melihat kondisi jalan yang ada, memang harapan tipis peserta TDF menyinggahi Mbay. Apalagi, dengan limit waktu yang tinggal seminggu.

Kondisi Jalan yang Buruk Bakal Ganjal Peserta TDF Singgahi Mbay
POS KUPANG/ADIANA AHMAD
Bupati Nagekeo, Elias Djo, Kapolres Ngada, AKBP Firman Affandi, S.IK, Komandan Kodim 1625 Ngada, Letkol CZI Arman Hidayat (baju kemeja garis-garis), Wakil Ketua DPRD Nagekeo, Kristianus Dua Wea (baju biru) dan Anggota DPRD Nagekeo, Sambu Aurelius (baju putih) ketika meninjau kondisi jalan Aegela-Mbay yang akan dilewati peserta TDF tahun 2017. 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Adiana Ahmad

POS KUPANG. COM, MBAY - Pekerjaan pemeliharaan jalan Aegela - Mbay yang masih belum tuntas bakal menjadi ganjalan bagi peserta Tour the Flores (TDF)  tahun 2017 menyinggahi Kota Mbay,Ibukota Kabupaten Nagekeo.

Bupati Nagekeo, Elias Djo, Kapolres Ngada,  AKBP Firman Affandi, S.IK dan Komandan Kodim 1625 Ngada, Letkol CZI Arman Hidayat yang meninjau kondisi terakhir pekerjaan jalan Aegela-Mbay, Sabtu (8/7/2017), juga belum bisa  memastikan apakah peserta TDF tahun 2017 menyinggahi Kota Mbay.

Elias mengatakan, melihat kondisi jalan yang ada, memang harapannya tipis peserta TDF menyinggahi Mbay. Apalagi, katanya, dengan limit waktu yang tinggal seminggu.

Elias sendiri mengaku kecewa, karena selama ini stafnya tidak pernah melaporkan tentang perkembangan kondisi jalan Aegela-Mbay.

Direktur Utama PT Surya Agung Kencana, rekanan pelaksana proyek pemeliharaan jalan Aegela-Mbay, Budi Sujono yang dihubungi melalui telepon genggamnya, pada hari yang sama mengatakan akan berupaya semaksimal mungkin untuk menyelesaikan pekerjaan jalan Aegela - Mbay sebelum peserta TDF tiba di Mbay.

"Diusahakan karena harus mendukung pariwisata Nagekeo," kata Budi dalam pesan singkatnya kepada Pos Kupang.

Sementara  salah satu penanggung jawab lapangan PT SAK yang dikonfirmasi Sabtu siang, mengatakan, pihaknya menargetkan tanggal 15 Juli atau sehari sebelum peserta TDF tiba di Mbay, pekerjaan jalan di jalur tersebut selesai.

"Targetnya memang demikian. Tapi kami tidak bisa menjanjikan atau memastikan karena kami bukan Tuhan," kata pria berjanggut asal Jawa Timur tersebut.

Ia mengatakan, saat ini yang sudah selesai hanya pekerjaan peaching atau tambal. Sedangkan untuk pekerjaan efektif (rombak total) sepanjang 4,5 kilometer, baru penyebaran material B dan A. 

Halaman
12
Penulis: Adiana Ahma
Editor: agustinus_sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help