PosKupang/

Kisah Polisi Salah Tembak di Sumba Timur, Uang Korban pun Terobek

Disaksikan Pos Kupang saat diperlihatkan keluarga korban, dua lembar pecahan Rp 100.000 berlubang menyerupai proyektil peluru.

Kisah Polisi Salah Tembak di Sumba Timur, Uang Korban pun Terobek
YouTube
Istri korban penembakan menangisi sang suami. 

POS KUPANG.COM, WAINGAPU - Kisah pilu kasus salah tembak oleh oknum polisi yang menewaskan Dominikus Malo Solo di Lewa, Kabupaten Sumba Timur, Rabu (5/7/2017) masih menyisakan banyak cerita.

Diceritakan bahwa saat kejadian korban membawa uang tunai sebanyak 24 juta lebih. Uang tersebut hendak digunakan untuk membeli babi di pasar Lewa, kemudian dijual kembali di Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD).

Menurut kakak korban, Remigius Bulu Dapaloka, uang 24 juta lebih itu, Rp 9.950.000 disimpan di pinggang korban, sisanya diisi pada saku celana bagian belakang korban.

Uang yang tersimpan di pinggang pun robek terkena peluru.

Disaksikan Pos Kupang saat diperlihatkan keluarga korban, dua lembar pecahan Rp 100.000 berlubang menyerupai proyektil peluru.

Keluarga menduga uang tersebut terkena peluruh.

Uang sebanyak itu telah diserahkan oleh pihak kepolisian kepada istri korban Elisabeth Lende.

Lanjut Remigius, uang itu hasil kerja korban selama menjadi pedagang babi di SBD.

Korban adalah petani kecil yang pandai memutar otak berdagang untuk menyekolahkan empat anaknya.

Uang milik korban penembakan.
Uang milik korban penembakan. (POS KUPANG/ROBERT ROPO)

Saat ini anak sulungnya Aplonia Malo (18) sudah menamatkan SMA dan rencananya akan melanjutkan kuliah ke Yogyakarta.

Sedangkan putranya, Kosmas Lede Malo (12) bersama seorang adiknya lagi hendak memasuki jenjang pendidikan SMP serta anak yang bungsu masih duduk di bangku SD.

Ny. Elisabeth mengaku galau bagaimana menyekolahkan anak-anaknya pasca tertembaknya korban sebagai tulang punggung keluarga.

Uang milik korban penembakan, perhatikan lubang-lubangnya, diduga bekas tembakan peluru.
Uang milik korban penembakan, perhatikan lubang-lubangnya, diduga bekas tembakan peluru. (POS KUPANG/ROBERT ROPO)

Namun, Ny. Elisabeth bertekad anak-anaknya menjadi orang sukses dengan mengenyam pendidikan yang memadai.

Dia berjanji akan menjadi ibu dan ayah dari anak-anak berusaha melanjutkan bisnis sang suami. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: agustinus_sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help