PosKupang/

Inilah Pesan Moral Bupati TTS bagi Semua Aparatur Sipil Negara

Bupati Mella menyampaikan pesan moral yang bernas bagi ASN. Pengalaman memang menunjukkan, seorang calon pegawai

Inilah Pesan Moral Bupati TTS bagi Semua Aparatur Sipil Negara
POS KUPANG/DOK
Ir.Paul Mella, Bupati Timor Tengah Selatan, NTT

POS KUPANG.COM -- Bupati Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Paul Mella mengeluarkan pernyataan yang menarik pada hari pertama aparatur sipil negara (ASN) masuk kerja pascalibur lebaran, Senin (3/7/2017). Pada apel pagi hari itu Bupati Mella secara simbolis menyerahkan Surat Keputusan (SK) Menteri Kesehetan tentang pengangkatan tiga dokter dan 34 bidan sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS).

"Selamat buat bapak ibu yang bergabung dengan ASN di TTS. Harapannya kalian bisa terus bersemangat dan tidak kena penyakit malas kerja dan penurunan semangat kerja. Karena biasanya sebelum jadi PNS kerjanya semangat sekali tapi setelah dapat SK semangatnya menurun," kata Bupati Mella.

Bupati Mella menyampaikan pesan moral yang bernas bagi ASN. Pengalaman memang menunjukkan, seorang calon pegawai negeri kerja banting tulang dengan penuh kesungguhan hanya untuk mendapatkan SK menjadi CPNS. Saat yang bersangkutan sudah menjadi CPNS maka kinerjanya langsung menurun jauh dan cenderung buruk.

Hal seperti ini tentu tidak diharapkan terjadi. Idealnya, motivasi dasar mengabdi sebagai ASN dengan hati harus dipegang teguh selamanya bukan karena tujuan mendapatkan SK menjadi CPNS. Pesan bupati hendaknya menjadi acuan bagi CPNS lainnya di NTT dan di mana saja mereka mengabdi. Bahkan tidak sebatas bagi aparat pemerintahan. Di instansi manapun seorang karyawan dituntut memberikan pengabdian terbaik. Di zaman yang makin kompetitif ini segala sesuatu berbasis kinerja. Kinerjamu buruk akan tersisih dan tersingkirkan.

Tuntutan terhadap dokter dan bidan tentu lebih tinggi lagi. Apalagi untuk daerah TTS yang masih membutuhkan tenaga medis hingga ke pelosok desa dan kampung- kampung. Jika dokter dan bidan yang baru saja menerima SK CPNS berkinerja buruk, kita sudah bisa membayangkan bagaimana nasib masyarakat TTS yang membutuhkan pelayanan mereka.

Cukup kerap terjadi oknum dokter dan bidan yang ditempatkan di daerah pedalaman bekerja setengah hati. Lebih banyak waktu mereka habiskan di kota atau jalan-jalan untuk urusan lain.

Dengan kata lain kita mau menggarisbawahi bahwa seseorang yang diangkat menjadi CPNS dan ditugaskan di daerah terpencil harus tetap bekerja sesuai standar kinerja yang diharapkan bukan mau enaknya sendiri. Mudah-mudahan semakin banyak orang yang tahu diri dan tidak ingat diri. Dalam konteks CPNS bukan sekadar batu loncatan tetapi pilihan nurani untuk sungguh mengabdi.

Guna meningkatkan kinerja ASN termasuk mereka yang bekerja di bidang kesehatan seperti dokter, perawat dan bidan, peran atasan langsungnya sangat menentukan. Sebagai pimpinan unit perlu menetapkan standar kinerja yang terukur dan dapat dikerjakan sehingga objektif dalam menilai. Untuk paramedis, indikatornya tidak terlampau sulit karena langsung bersentuhan dengan manusia. Mereka merupakan garda terdepan.

Selain menetapkan indikator kinerja, monitoring dan evaluasi merupakan keniscayaan. Bila semua mekanisme tersebut bisa berjalan sinkron maka kecemasan Bupati Mella tentang penyakit ASN yang malas kerja bisa diminimalisir. Mudah-mudahan ini terwujud di Kabupaten TTS. *

Penulis: PosKupang
Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help