Begini Upaya Atlet Kempo Manggarai Barat Ikut Kejurnaskot di Tangerang

Pelatih Perkemi Mabar, Nani Suwardi mengatakan bahwa atlet didampingi satu orang pelatih dan satu orang official.

Begini Upaya Atlet Kempo Manggarai Barat Ikut Kejurnaskot di Tangerang
POS KUPANG/SERVAN MAMMILIANUS
Pelatih Kempo Mabar, Nani (kiri) dan Ino (kanan), saat ke Kantor Bupati Mabar untuk meminta kepastian dana dari pemerintah lewat Koni, Rabu (5/7/2017). 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Servan Mammilianus

POS KUPANG. COM, LABUAN BAJO - Sebanyak delapan orang atlet dari Persaudaraan Bela Diri Kempo (Perkemi) Cabang Manggarai Barat (Mabar), terpilih untuk membawa nama Mabar dalam Kejuaraan Nasional Antar Kota (Kejurnaskot) di Tangerang.

Atlet yang masih duduk di bangku SMP dan SMA itu rela naik bus dari Labuan Bajo hingga Tangerang.

Mereka pun harus empat kali nyebrang dengan kapal feri yang mengangkut bus yang ditumpangi.

Pelatih Perkemi Mabar, Nani Suwardi mengatakan bahwa atlet didampingi satu orang pelatih dan satu orang official.

"Kami akan berangkat pada hari Jumat tanggal 7 Juli 2017. Tiba di Tangerang tanggal 11 Juli 2017. Mulai bertanding tanggal 12 Juli sampai 15 Juli 2017. Memang sebenarnya tidak efektif karena baru tiba, lalu besoknya langsung bertanding," kata Nani kepada Pos Kupang, Rabu (5/7/2017).

Keputusan untuk lewat jalan darat, kata dia, akibat kekurangan dana. Pemerintah Kabupaten Mabar lewat Koni sudah menjanjikan dana Rp 25 juta, tetapi ternyata belum pasti.

Walaupun uang itu nantinya cair, menurut Nani, dipastikan tidak cukup untuk membiayaii perjalanan pergi pulang dan biaya selama berada di Tangerang.

Menghadapi event nasional itu, Perkemi Mabar sudah melakukan latihan persiapan sejak 3 bulan lalu. Pusat kegiatan latihan di Kantor Dinas Kepemudaan dan Olahraga (PKO).

Anggota senior Perkemi Mabar, Ino Tanla berharap agar dana dari Koni segera cair.

"Kami hanya berharap agar dana dari Koni bisa segera cair. Tetapi tentunya tergantung Ketua Koni dalam hal ini Pak Bupati. Semoga ada langkah konkret yang diambil agar dana bisa cair," kata Ino.

Atlet Kempo Mabar sebelumnya sudah beberapa kali menyabet juara, termasuk lolos ke PON tahun 2008 satu orang dan 2012 dua orang, semuanya meraih perunggu.

Tahun 2017 dapat satu emas, lima perak dan lima perunggu di Popda. Pada Porprov 2014 dapat lima emas, satu perak dan lima perunggu. Tahun 2016 dapat satu perak dan satu perunggu di Surabaya serta medali lain sejak tahun 2006. (*)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved