Siapa yang Sering Minta Cerai, Pria atau Wanita?

Survei melaporkan bahwa masalah utama yang paling peka memicu keputusan perceraian adalah komunikasi yang berlangsung hambar antara suami istri.

Siapa yang Sering Minta Cerai, Pria atau Wanita?
Net
Ilustrasi

POS KUPANG.COM - Perceraian antara suami istri biasanya dikarenakan alasan-alasan yang dianggap penting dan mendasar, misalnya, perselingkuhan, masalah keuangan, perbedaan agama, dan budaya.

Pria dan wanita zaman sekarang bisa dibilang cenderung mudah dalam memutuskan untuk menuntaskan pernikahan dengan perceraian.

Namun, pihak mana yang paling sering mengajukan perceraian, pria atau wanita?

Berdasarkan survei yang digelar oleh Stanford Universiy, inisiatif cerai paling sering datang dari pihak istri.

Survei itu menyebutkan bahwa 69 perceraian di dunia terjadi karena tuntutan dari wanita.

Menariknya, survei juga melampirkan data dari American Community Survey pada tahun 2014 yang mengungkapkan bahwa wanita yang menikah pada usia 30 tahunan cenderung tidak gampang memutuskan cerai.

Sebab, hanya dua persen wanita berusia 30 tahunan yang mengalami kegagalan pernikahan.

Namun, tingkat perceraian lebih tinggi terjadi pada karyawan wanita yang telah berusia 50 tahunan.

Survei melaporkan bahwa masalah utama yang paling peka memicu keputusan perceraian adalah komunikasi yang berlangsung hambar antara suami istri.

Kebiasaan memendam kesal terhadap pasangan, kata hasil survei, merupakan bom waktu yang menelan keharmonisan rumahtangga.

Editor: PosKupang
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help