PosKupang/

Lanjutkan Operasi Pasar untuk Menekan Harga Bawang Putih di Kupang

Pertanyaan yang senantiasa mengemuka adalah, mengapa harga bawang tiba-tiba melonjak? Tentu saja kita kembalikan

Lanjutkan Operasi Pasar untuk Menekan Harga Bawang Putih di Kupang
SHUTTERSTOCK
Bawang putih 

POS KUPANG.COM - Harga bawang, teristimewa bawang putih, melonjak tinggi dalam beberapa minggu terakhir. Ibu-ibu yang datang ke pasar untuk belanja resah dan terpaksa mengubah strategi belanjanya gara-gara harga bawang yang biasanya Rp 20-an ribu per kilogram tiba-tiba naik sampai Rp 75 ribu per kilogram.

Lonjakan harga ini jelas menyedot anggaran rumah tangga secara signifikan. Sementara bawang adalah bumbu yang sangat dibutuhkan untuk kelezatan masakan rumah tangga ataupun ketika ada pesta. Jadi, sulit dihindari untuk tidak membeli bawang.

Pertanyaan yang senantiasa mengemuka adalah, mengapa harga bawang tiba-tiba melonjak? Tentu saja kita kembalikan kepada hukum pasar. Ketika permintaan meningkat, harga barang tentu akan cenderung naik. Demikian pun sebaliknya. Ketika harga barang melimpah, sementara permintaan tetap, maka harga akan cenderung menurun.

Apakah permintaan akan bawang meningkat atau persediaan bawang menipis? Kalau dilihat kenyataan di lapangan sebetulnya persediaan bawang selalu ada, baik bawang lokal maupun bawang non lokal.

Yang terjadi adalah pasar memanfaatkan momentum Ramadan dan selanjutnya Lebaran, yang dijalani dan dirayakan sebagian besar warga bangsa ini.

Ini pun bukan baru terjadi kali ini. Hampir setiap kali musim tersebut tiba, fenomena kenaikan harga selalu terjadi. Suatu alasan yang rasanya tidak masuk akal dan tidak etis dilakukan para pedagang.

Seruan demi seruan, termasuk melalui ruang ini, selalu disampaikan, nampaknya tidak mempan mengerem kecenderungan menaikkan harga barang. Instansi-instansi yang berkompeten pun tampak tak digubris ketika sekadar melarang untuk menaikkan harga barang.

Satu-satunya langkah yang kita harapkan efektif adalah menciptakan pasar alternatif atau operasi pasar yang disponsori instansi pemerintah sendiri.

Karena itu, kita mendukung langkah-langkah yang sudah dan sedang dilakukan Pemerintah melalui Bulog dengan melakukan operasi pasar. Bukan hanya untuk bawang, melainkan semua jenis sembako, dengan harga yang lebih murah dan terjangkau oleh masyarakat.

Masyarakat pun diminta untuk memanfaatkan momen operasi pasar sehingga bisa menekan biaya untuk belanja. Kalau demikian, masyarakat tidak resah dan boleh menyambut Lebaran 2017 dengan hati gembira.*

Penulis: PosKupang
Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help