Literasi Perpustakaan di Unimor Masih Kurang

Priska Bani meminta pihak Unimor menambah buku-buku di perpustakaan karena literasi yang ada masih kurang.

Literasi Perpustakaan di Unimor Masih Kurang
POS KUPANG/TENI JENAHAS
PERPUSTAKAAN -Gedung Perpustakaan Unimor saat diabadikan, Sabtu (17/6/2017).

POS KUPANG.COM, KEFAMENANU - Priska Bani meminta pihak universitas menambah buku-buku di perpustakaan. Saat ini literasi di perpustakaan itu masih kurang sehingga mereka harus mencarinya di tempat lain.

harapan yang sama dikemukakan Natalius Abi, Asti Seran, Yusuf Peka dan Maria Kolo saat ditemui terpisah di Kefamenanu, Sabtu (17/6/2017).

Menurut para mahasiwa, pihak universitas tidak sekedar menambah buku tapi perlu memperhatikan jenis buku yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa serta buku-buku terbitan terbaru.

Selain membenahi perpustakaan, mahasiswa juga meminta kampus agar mendorong pengembangan bakat dan minat mahasiswa serta mengamankan wilayah kampus, seperti membuat pagar keliling.

Mereka mengatakan, kampus sebagai tempat mengahasilkan kaum intelektual harus memperhatikan perpustakaan kampus. Perpustakaan merupakan gudang ilmu pengetahuan. Hal ini juga mengingat perpustakaan daerah milik pemerintah Kabupaten TTU, belum memadai soal ketersedian buku-buku ilmu pengetahuan untuk tingkat perguruan tinggi.

Selain membenahi perpustakaan, kampus juga mesti menyediakan sarana pendukung dalam membina dan mengembangkan bakat mahasiswa seperti, lapangan bola kaki, basket dan alat musik. Mereka mengaku, di Unimor belum memiliki lapangan bola kaki sendiri dan lapangan basket. Yang ada adalah lapangan voli. Mereka juga meminta agar sarana utama seperti gedung kampus harus dibenahi sehingga tampilan sebuah universitas negeri sangat nampak.

Menurut mahasiswa, proses perkuliahan di Unimor cukup baik, didukungi jumlah tenaga pengajar yang banyak. Mahasiswa juga mendapat peluang beasiswa dari kampus.

Kepala Biro Akademik dan Umum, Drs. Dance Amnifu kepada Pos Kupang mengatakan, pihak kampus terus membenahi sarana dan prasarana di Unimor, baik sarana utama maupun pendukung lainnya. Sebagai kampus yang baru dinegerikan masih banyak aspek yang harus dibenahi sehingga kebutuhan mahasiswa terpenuhi.

Menurut Dance, dalam rangka menyosong dies natalis Unimor, panitia akan menyelenggarakan aneka kegiatan, termasuk seminar yang sudah dilakukan, Jumat (2/6/2017) tentang human trafficking. Kegiataan lainnya akan terus berlangsung hingga Oktober 2017.(jen)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help