PosKupang/

VIDEO: Ini Pesan Mantan Sekda NTT, Frans Salem Untuk Penggantinya Kelak

Ini yang dititipkan Mantan Sekda NTT, Frans Salem, SH, MSi terhadap penggantinya kelak

Laporan Wartawan Pos Kupang, Oby Lewanmeru

POS KUPANG.COM, KUPANG - Sekretaris Daerah (Sekda) NTT, Frans Salem, S.H,M.Si menitipkan dua tugas dasar kepada sekda yang akan menggantikan dirinya.

Dua tugas dasar itu, yakni pengelolaan APBD dan juga pengurusan Aparatur Sipil Negera (ASN)

Salem menyampaikan hal ini ketika memberi sambutan pada acara perpisahan dengan Pemprop NTT di Aula El Tari Kantor Gubernur NTT, Jumat (16/6/2017).

Menurut Salem, ada dua hal penting yang perlu diperhatikan oleh sekda NTT, yakni pengelolaan keuangan serta pengaturan ASN.

"Siapa yang jadi Sekda NTT menggantikan saya, maka harus paham benar soal pengelolaan APBD. Begitu juga soal aparatur," kata Salem.

Dijelaskan, soal keuangan menjadi hal yang sangat penting sehingga apa yang sudah terjalin selama ini harus diperhatikan.

"Kenapa saya katakan itu, karena tahun depan ini beban APBD NTT cukup berat. Apalagi akan ada pilgub NTT dan juga kegiatan lainnya," katanya.

Dikatakan, persoalan keuangan dalam APBD murni maupun perubahan harus menjadi perhatian Sekda NTT, menyusul beban APBD yang berat.

"Kecuali ada tambahan DAU 500 Miliar (M) makan semua bisa berjalan normal, tapi kalau tambahan hanya 100 M, maka saya minta teman-teman pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus bisa mengelola dengan baik," ujarnya.

Dikatakan, DAU NTT tahun 2017 sebesar Rp 1,7 Triliun dari jumlah itu alokasi untuk gaji ASN bisa mencapai Rp 500 M.

Sedangkan dengan adanya pengalihan urusan seperti pengalihan SMA/SMK dan pendidikan khusus dan beberapa instansi, maka ada kenaikan beban untuk biaya gaji.

" Jumlah ASN di Pemprov NTT 6.711 orang saja sudah Rp 500 M, dengan tambahan 9.000 ASN dari pengalihan itu maka, total ASN Pemprov NTT sudah mencapai 15 ribu pegawai, maka belanja pegawai akan naik menjadi sekitar Rp 1,3 T," ujarnya.

Salem mengatakan, selama kurang lebih tujuh tahun menjadi sekda dirinya selalu berkomunikasi dengan legilslatif sebagai mitra.

"Harus bisa merajut kebersamaan dengan DPRD NTT sehingga pengelolaan keuangan bisa berjalan baik. Saya harap bisa tetap pengelolaan sehingga prestasi opini dari BPK wajar tanpa pengecualian (WTP) bisa dipertahankan," ujar Salem. (*)

Penulis: oby_lewanmeru
Editor: marsel_ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help