PosKupang/

VIDEO: Penuturan Mahasiswa dari Luar TTU yang Memilih Kuliah di Unimor

Sejumlah mahasiswi Universitas Timor (Unimor) yang berasal dari luar Kabupaten TTU memilih kuliah di Unimor karena pertimbangan sebagai universitas ne

Laporan Wartawan Pos Kupang, Teni Jenahas

POS KUPANG.COM, KEFAMENANU -- Sejumlah mahasiswi Universitas Timor (Unimor) yang berasal dari luar Kabupaten TTU memilih kuliah di Unimor karena pertimbangan sebagai universitas negeri.

Kemudian, biaya kuliah lebih murah dan faktor hubungan keluarga yang tinggal di Kefamenanu.

Pertimbangan lainnya adalah letak kampus di dekat kota kabupaten, akses transportasi memadai dan kondisi lingkungan sekitarnya terutama keamanan cukup mendukung.

Mahasiswa hanya merasa kurang karena tingkat keramaian masih jauh dari kota-kota besar seperti di Kupang dan Jawa.

Hal itu dikatakan sejumlah mahasiswa saat ditemui Pos Kupang, di Unimor, Kamis (15/6/2017). Delima Dhiru, mahasiswi Unimor asal Kabupaten Ende merasa senang kuliah di Unimor karena sebagai univesitas negeri dan biaya kuliah lebih ringan dari kampus-kampus favorit di kota besar seperti di Jawa.

Keringanan dalam hal biaya kuliah tentu membantu beban orang tua, secara khusus orang tua yang pendapatan ekonominya kecil dan juga orang tua yang mungkin memiliki anak kuliah lebih dari satu.

Selain biaya kuliah murah dan juga biaya hidup lebih kecil, Delima memiliki keluarga di Kefamenanu. Dari pertimbangan itu, Delima memilih kuliah di Unimor meski jauh dari orang tua di Ende.

Pengakuan yang sama disampaikan Mentiana Mala Nasa yang juga dari Kabupaten Ende. Menti demikian ia disapa mengatakan, dirinya kuliah di Unimor karena sudah lulus seleksi nasional masuk perguruan tinggi di Unimor.

"Saya lulus bidik di Unimor sehingga saya pilih untuk kuliah di sini. Saya senang kuliah di sini," kata Menti yang manggil jurusan Administrasi Negara.

Menti mengaku, biaya kuliah di Unimor lebih kecil dibandingkan dengan kampus-kampus swasta yang ada di kota besar. Uang kuliah untuk kategoeri satu hanya Rp 500 ribu. Selain itu, biaya kebutuhan hidup masih murah seperti kos hanya dengan Rp 200 ribu per bulan.

Secara terpisah, Aquina Coreia, asal Timor Leste mengatakan, dirinya memilih kuliah di Unimor karena arahan orang tuanya.

Awalnya ia bekerja di Surabaya namun orangtua menyuruh pulang untuk kuliah karena di Kefamenanu sudah ada universitas negeri. Coreia tidak mempersoalkan keberadaan kampus.

"Prinsipnya saya mau kuliah. Soal kampus ada di kabupaten atau di kota besar saya tidak persoalkan. Apalagi Unimor kampus negeri," kata Coreia.

Jubliana Talus, mahasiswi asal Kota Kupang memilih kuliah di Unimor karena tidak lulus tes di Undana Kupang. Ia bersyukur karena kampus negeri tidak hanya di Kupang tetapi juga di TTU sehingga ia bisa masuk kampus negeri. Bagi Jubliana, kuliah di Unimor dengan kampus negeri di Jawa tidak jauh berberbeda karena sama-sama universitas negeri. Yang membedakan hanya soal fasilitas, tingkat keramaian.*

Penulis: Teni Jehanas
Editor: alfred_dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help