Sumba Barat Juara Umum Kejuaraan Shoto-Kai Sedaratan Pulau Sumba

Sumba Barat Daya selaku tuan rumah berada di urutan kedua dengan mengumpulkan 12 medali emas, sembilan perak dan tujuh perunggu.

Sumba Barat Juara Umum Kejuaraan Shoto-Kai Sedaratan Pulau Sumba
istimewa
SHOTO-KAI - Kancho Frans Fernando pose bersama atlet dan pelatih di Hombu Dojo Shoto- Kai, Kupang, Selasa (21/3/2017) sebelum berangkat ke Lampung mengikuti Kejurnas Piala Mendagri 2017. 

POS KUPANG.COM, KUPANG - Kontingen Shoto-Kai Kabupaten Sumba Barat tampil sebagai juara umum Kejuaraan Karate Shoto-Kai antar-ranting se-daratan Sumba yang digelar di Aula Katedral Weetabula-Sumba Barat Daya, 9-10 Juni 2017. Demikian diungkapkan Ketua PB Shoto-Kai Sihang Kancho Fransiscus Fernando, Senin (12/6/2017).

Kancho Frans yang memantau langsung persiapan kejuaraan ini, mengatakan, kejuaraan yang di gelar Pengcab Shoto-Kai Sumba Barat Daya ini diikuti 103 karateka dari Sumba Barat Daya, Sumba Barat dan Sumba Timur. Ia merincikan, Sumba Barat tampil sebagai juara umum dengan mengumpulkan 19 medali emas, 17 perak dan 15 perunggu.

Sumba Barat Daya selaku tuan rumah berada di urutan kedua dengan mengumpulkan 12 medali emas, sembilan perak dan tujuh perunggu. Sumba Timur berada di urutan ketiga dengan mengumpulkan dua medali emas, dua perak dan dua perunggu.

Kejuaraan yang dibuka Asisten II Setda Sumba Barat Daya, Martinus Bulu ini mempertandingkan kategori pra pemula usia 8-9 dan 10-11 tahun. Pemula usia 12-13 tahun, ladet usia 14-15 tahun, yunior usia 16-17 tahun dan senior usia 18-21 tahun. Kategori ini untuk nomor kata maupun kumite perorangan serta beregu.

Untuk menyukseskan kejuaraan ini, PB Shoto-Kai mensuport dengan mendatangkan langsung peralatan penilaian digital berupa TV dan kamera untuk mendukung kelancaran kejuaraan ini.

"Kita menggunakan sistem penilaian digital, sehingga penilaian oleh para wasit obyektif dan atlet juga terbiasa dengan sistem ini," terang Kancho Frans.

Bahkan sebelum kejuaraan di gelar PB Shoto-Kai terlebih dahulu menggelar pelatihan dan penyegaran wasit, dengan mendatangkan intruktur wasit bersertifikat AKF dari Jakarta yakni Sensei Ardiyus. Ardiyus sekaligus mendampingi para wasit selama kejuaraan berlangsung.

Kancho Frans menjelaskan bahwa kejuaraan ini digelar atas permintaan dan keinginan Pencab Shoto-Kai Sumba Barat Daya. Tujuannya adalah agar para karateka memiliki panggung untuk menunjukkan kemampuan mereka dan menghidupkan olahraga karate di daratan Sumba.

"Kita ingin Kejuaraan serupa juga di gelar di daratan Flores dan Timor. Mungkin di daratan Flores lebih dahulu, baru kemudian di daratan Timor. PB Shoto-Kai tentunya akan memberikan dukungan penuh," pungkasnya. (eko)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help