Sidang Kasus PLS di NTT, Dira Tome Akan Diperiksa Sebagai Terdakwa

Terdakwa kasus dugaan korupsi dana Pendidikan Luar Sekolah (PLS) di NTT,Ir. Marthen Luther Dira Tome akan diperiksa sebagai terdakwa dalam sidang lanj

Sidang Kasus PLS di NTT,  Dira Tome Akan Diperiksa Sebagai Terdakwa
TRIBUNJATIM.COM/AQWAMIT TORIK
Bupati non aktif Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur, Marthen Luther Dira Tome (batik biru) dikawal tiga orang polisi bersenjata lengkap saat berjalan ke ruang sidang Cakra Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pengadilan Negeri Surabaya di Juanda, Sidoarjo pada Senin (3/4/2017). Marthen Luther menjalani sidang perdana beragenda sidang pembacaan dakwaan oleh Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi atas dugaan korupsi dana pendidikan luar sekolah (PLS) tahun 2007 di NTT. 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Oby Lewanmeru

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Terdakwa kasus dugaan korupsi dana Pendidikan Luar Sekolah (PLS) di NTT,Ir. Marthen Luther Dira Tome akan diperiksa sebagai terdakwa dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Surabaya.

Pemeriksaan dijadwalkan pada pekan depan. Hal ini disampaikan Ketua Tim Penasihat Hukum dari terdakwa Ir. Marthen L Dira Tome, John Rihi,S.H kepada Pos Kupang, Selasa (13/6/2017).

Suasana sidang Bupati non aktif Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur, Marthen Luther Dira Tome, di Pengadilan Tipikor Surabaya, Jalan Raya Juanda, Sidoarjo, pada Senin (3/4/2017).
Suasana sidang Bupati non aktif Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur, Marthen Luther Dira Tome, di Pengadilan Tipikor Surabaya, Jalan Raya Juanda, Sidoarjo, pada Senin (3/4/2017). (TRIBUNJATIM.COM/AQWAMIT TORIK)

Menurut John, semua saksi dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) penyidik telah selesai diperiksa sehingga agenda berikutnya adalah pemeriksaan terdakwa.

"Jadi sesuai jadwal yang ditetapkan majelis hakim bahwa pada pekan depan klien kami akan diperiksa sebagai terdakwa. Pak Marten juga sudah siap untuk diperiksa," kata John.

Dijelaskan, setelah pemeriksaan terdakwa pekan depan, maka akan dilanjutkan dengan pembacaan tuntutan oleh JPU.

"Saat ini klien kami menyiapkan diri agar diperiksa nanti dalam minggu depan. Persiapan dilakukan supaya bisa menjawab pertanyaan majelis hakim maupun penuntut umum, termasuk menjawab pertanyaan dari kami selaku tim penasihat hukum," katanya.

Tentang saksi meringankan yanh dihadirkan di pengadilan, ia mengatakan, semua saksi meringankan telah diperiksa, begitu juga dengan ahli yang mereka sediakan.

"Pada sidang lalu, kami hadirkan saksi meringankan dan ahli. Ada tiga ahli yang kami hadirkan di pengadilan," ujarnya.

Ketika ahli itu, masing-masing, ahli hukum administrasi , Prof.Dr Philipus M. Hadjon, ahli hukum pidana (pidana tipikor), Prof. Nur Basuki dan ahli keuangan, Dr. Aksin.

"Ketiga ahli ini juga telah diperiksa dalam persidangan, Senin (12/6/2017). Karena semua saksi dan ahli telah diperiksa, maka agenda sidang berikut yakni, pemeriksaan klien kami sebagai terdakwa," ujarnya.

Untuk diketahui, Dira Tome saat ini sementara menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Surabaya. Sedangkan, kasus ini telah diambil alih oleh KPK pada tahun 2014 lalu. Sekitar delapan tahun kasus ini ada,baru terungkap setelah diambilalih KPK.

KPK akhirnya menetapkan dira Tome menjadi tersangka, termasuk Almarhum John Manulangga.

Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help