PosKupang/

Jurnalisme Warga

PAMI NTT Adakan Seminar Sehari dan Pelantikan Anggota Baru

Anggota baru yang dilantik yakni berjumlah 61 orang dan terdiri atas mahasiswa FKM Undana semester 2, 4, dan 6.

PAMI NTT Adakan Seminar Sehari dan Pelantikan Anggota Baru
Istimewa
Pengurus PAMI NTT 

Kiriman Allan Siga.
siga_allan@yahoo.co.id

Pergerakan Anggota Muda IAKMI (PAMI) NTT kembali mengadakan seminar sehari. Kegiatan ini
berlangsung pada hari Sabtu di Aula Kwarda pramuka, Penfui, Kota Kupang (3/5/2017).

Seminari ini dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari akademisi sampai pada tingkat birokrasi. Panitia pelaksana turut mengundang ketua komisi V DPRD provinsi, Jimmy W.B Sianto, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, dr Kornelis Kodi Mete dan Ketua Pengda IAKMI NTT, dr Hyron A. Fernandez, sebagai pemateri dalam seminar ini. Kegiatan dimulai tepat pukul 09.00 WITA.

Kegiatan ini diawali dengan pengukuhan dan pelantikan anggota baru PAMI NTT. Anggota baru yang dilantik yakni berjumlah 61 orang dan terdiri atas mahasiswa FKM Undana semester 2, 4, dan 6.

Ketua Pengda IAKMI NTT, dr Hyron A Fernandez mengatakan, anggota PAMI NTT adalah nafas kehidupan organisasi IAKMI NTT. Jadi, sekarang IAKMI NTT mendapat suplai nafas baru untuk PAMI dan IAKMI NTT.

Dalam seminar kali ini, PAMI NTT mengusung tema “NTT Masih Butuh Tenaga Kesehatan Masyarakat”.

Erwin dalam sambutannya sebagai ketua PAMI NTT menjelaskan, beredarnya surat tersebut menutup kesempatan bagi sarjana kesehatan masyarakat untuk memperoleh pekerjaan, padahal dilapangan NTT masih sangat membutuhkan tenaga kesehatan.

Masalah kesehatan di NTT menjadi problematika serius dan butuh penanganan segara dari pihak-pihak terkait.

Ketua Komisi V DPRD Provinsi NTT, Jimmy W.B Sianto menyatakan, NTT masih sangat membutuhkan tenaga kesehatan masyarakat untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat NTT.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, dr Kornelis Kodi Mete yang juga memberikan materi menyampaikan apresiasinya kepada upaya dari tenaga kesehatan masyarakat. Kornelis menambahkan, banyak masalah kesehatan yang ada di NTT seperti ISPA, malaria, rabies. Untuk itu, butuh lebih banyak orang untuk mengatasi masalah ini, salah satunya tenaga kesehatan masyarakat.

Diakhir acara juga disi dengan foto bersama antara anggota baru dengan badan pengurus PAMI NTT dan pengurus IAKMI NTT. PAMI NTT bertekad untuk selalu berupaya meningkatkan derajat kesehatan melalui upaya promotif dan preventif. Harapannya, sebagai anggota muda kita dapat mengatasi masalah kesehatan yang berada di hulu, bukan di hilir. Salam Sehat, Semangat Muda! (*)

Editor: imam hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help