Pejabat BNPT: Teroris Senantiasa Manfaatkan Bulan Ramadan untuk Beraksi

Mereka mengeksploitasi narasi teks keagamaan yang suci untuk tindakan kekerasan yang kotor dan keji.

Pejabat BNPT: Teroris Senantiasa Manfaatkan Bulan Ramadan untuk Beraksi
TRIBUNSOLO.COM/LABIB ZAMANI
Kepala Biro Umum BNPT, Brigjen TNI Dadang Hendrayudha, dalam acara bertajuk "Jaga Masjid Kita dari Pengaruh Radikalisme dan Terorisme" bersama Takmir Masjid Solo Raya di Lorin Solo Hotel, Jumat (9/6/2017). 

POS KUPANG. COM, KARANGANYAR - Kepala Biro Umum (Karoum) Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Brigjen TNI Dadang Hendrayudha, mengatakan, kelompok teroris selalu menjadikan bulan suci Ramadan sebagai arena menebar kekerasan dan ketakutan.

"Narasi-narasi keagamaan mereka gunakan untuk mengirim opini masyarakat bahwa Ramadan merupakan momentum terbaik untuk melakukan jihad fisik melalui aksi kekerasan," katanya, dalam silaturahmi dan buka puasa bersama Takmir Masjid Solo Raya di Lorin Solo Hotel, Colomadu, Karanganyar, Jumat (9/6/2017).

Dadang mengatakan, mereka mengeksploitasi narasi teks keagamaan yang suci untuk tindakan kekerasan yang kotor dan keji.

Bahkan, kerap menggunakan nama Tuhan tetapi mempraktikkan perilaku kesetanan.

Mereka mengklaim membawa misi agama, tetapi pola dan tindakan mereka sangat tidak mencerminkan umat beragama.

"(Adapun) kegiatan (kami) menggandeng takmir masjid dan imam masjid sebagai salah satu aktor penting dalam menangkal paham dan gerakan radikalisme serta terorisme di masyarakat," katanya.

Dia sebutkan, kelompok teroris sekarang menjadikan media online (wabsite, media sosial, dan social messenger) sebagai sarana propaganda dan rekrutmen.

Pola rekrutmen pun telah berubah dengan perekrutan terbuka dan pembaiatan tidak langsung melalui media.

"Garda depan dalam memberikan pencerahan keagamaan di tengah masyarakat adalah mereka yang selalu bergelut dengan narasi dan keilmuan keagamaan," ungkapnya.

"Karena itulah, kehadiran para takmir masjid pada kegiatan ini merupakan momentum strategis."

"Sekaligus mitra BNPT dan FKPT di daerah untuk membentengi masyarakat dari pemahaman yang salah," ujar Dadang Hendrayudha. (tribunsolo.com)

Editor: Agustinus Sape
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved