Pilgub NTT

Medah: Saya Mundur Kalau Ada Anak Muda yang Lebih Pengalaman Maju

Pantauan Pos Kupang, kehadiran Medah, di Sekretariat DPP PKPI NTT didampingi pengurus DPD I Partai Golkar NTT diantaranya, H.Ir.Moh.Ansor, H.Anwar Pua

Medah: Saya Mundur Kalau Ada Anak Muda yang Lebih Pengalaman Maju
POS KUPANG/OBY LEWANMERU
IA Medah mendaftar di DPP PKPI NTT, Jumat (9/6/2017). 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Oby Lewanmeru

POS KUPANG.COM, KUPANG -- "Kalau ada anak muda yang punya pengalaman dan kemampuan lebih dari saya, maka saya tidak maju jadi gubernur. Tapi kalau tidak ada yang siap, tentu saya akan pertaruhkan apa yang ada pada saya untuk membangun NTT."

Hal ini disampaikan Bakal Calon Gubernur NTT, Drs. IA Medah saat mendaftar di Sekretariat DPP PKPI NTT, Jumat (9/6/2017).

Pantauan Pos Kupang, kehadiran Medah, di Sekretariat DPP PKPI NTT didampingi pengurus DPD I Partai Golkar NTT diantaranya, H.Ir.Moh.Ansor, H.Anwar Pua Geno,S.H, Alfridus Bria, Ans Takalapeta, Laurens Leba Tukan, Beny Taopan, Gab Manek, Maxi Adipati Pari dan juga Ketua DPD II Partai Golkar Kota Kupang, Jonas Salean,S.H,M.Si dan jajaran pengurus.

Medah diterima seperti kandidat lainnya, yakni dikalungi salendang oleh Wakil Ketua DPP PKPI NTT, Jefri Unbanunaek dan juga diberi cinderamata berupa alat musik Sasando oleh Ketua PKPI NTT.Drs. Yan Mboeik.

Medah diterima sejumlah pengurus diantaranya , Wakil Ketua DPP PKPI, Jefri UnBanunaek, Sekretaris, Agripa Bako, Bendahara DPP PKPI NTT, Inn Salean dan juga Mes Fobia.

Saat pendaftaran, penyerahan berkas oleh H.Anwar Pua Geno dan didoakan oleh Ketua DPD II Kota Kupang, Jonas Salean.
Saat mendaftar Medah mengatakan, dirinya saat ini sudah berumur ke-70.

"Saya katakan kalau ada orang muda yang punya pengalaman dan kemamapuan lebih, maka saya tidak maju.Kalau belum ada saya siap pertaruhkan apa yang ada dalam diri saya untuk mengubah NTT ke arah yang baik," kata Medah.

Dijelaskan, NTT memiliki masalah, salah satunya kemiskinan, karena itu perlu gubernur yang bisa mengubah NTT yang kritis.

"Bukan karena pemimpin kini dan yang lalu tidak berhasil, masih ada pekerjaan rumah yang harus kita kerjakan. Saya katakan kritis karena sesuai hasil survey fakta di NTT, kita masih ada pada level provinsi miskin. Saya yakin ingin jadi beban moril bagi semua calon," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved