Awas, Jangan Coba-coba Sentuh Narkoba, Thonny Bilang Bahayanya Bikin Merinding

Ada yang nekat membongkar kios hingga makan pecahan botol. "Jadi, jangan coba-coba masuk dalam pusaran narkoba karena sangat berbahaya," ingat Thonny

Awas, Jangan Coba-coba Sentuh Narkoba, Thonny Bilang Bahayanya Bikin Merinding
shutterstock
ilustrasi narkoba 

- Laporan Wartawan Pos Kupang, Benny Dasman

POS KUPANG,COM, KUPANG-Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN) Kota Kupang menggelar sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba kepada pekerja Pos Kupang di Hotel Neo-Kupang, Kamis (8/6/2017).

Sosialisasi dilakukan melalui diseminasi informasi pemanfaatan media konvensional tatap muka.

Sosialisasi yang dibuka Pelaksana Tugas (Plt) BNN Kota Kupang, Anwar, itu menghadirkan dua narasumber, yakni akademisi dari Undana, Drs. Benediktus Labre, M.Psi dan Kepala Seksi Pencegahan & Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Kota Kupang, Drs. Thonny Teelshow.

"Saat ini penyalahgunaan narkoba tidak memandang usia sehingga peredarannya semakin meluas. Saya mengajak kita semua untuk ikut mengampanyekan darurat narkoba. Dimulai dari diri kita, keluarga, lingkungan, teman dan tetangga," ajak Anwar ketika memberi sambutan.

Mengupas tentang advokasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), Drs. Thonny Teelshow menyampaikan sejumlah indikasi yang diperlihatkan oleh pekerja yang sudah terkena dampak buruk narkoba, di antaranya terjadi penurunan produktivitas prestasi kerja, menurunnya kualitas produksi serta hilangnya potensi sumber daya manusia (SDM) terbaik.

Bahkan ada yang nekat membongkar kios hingga makan pecahan botol. "Jadi, jangan coba-coba masuk dalam pusaran narkoba karena sangat berbahaya," ingat Thonny.

Thonny mengimbau para karyawan Pos Kupang agar menjadi relawan atau penggiat antinarkoba. Selanjutnya bisa ikut berperan sebagai "kaki tangan" BNN dalam menyuarakan perang terhadap narkoba.

"Apabila mengetahui ada kerabat, kenalan atau siapapun yang dikenal yang telah menjadi korban penyalahgunaan narkoba, agar melaporkan ke BNN agar mereka bisa direhabilitasi," ujarnya. Para peserta sosialisasi cukup antusias mengikuti seluruh pemaparan hingga selesai. *

Penulis: Benny Dasman
Editor: Benny Dasman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help