VIDEO

VIDEO: Raja Kupang Alfons Nisnoni Sambut Presiden Soekarno di Bawah Tangga Pesawat

Saat Presiden RI Pertama, Ir. Sekarno alias Bung Karno datang ke Kupang, disambut bapak Saya, Alfons Nisnoni, Raja Kupang di tangga pesawat tahun 1950

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Novemy Leo

POS KUPANG.COM, KUPANG - Saat Presiden RI Pertama, Ir. Sekarno alias Bung Karno datang ke Kupang, beliau disambut oleh bapak Saya, Alfons Nisnoni, Raja Kupang ketiga, di bawah tangga pesawat. Malam ramah tamah di Kantor Resident Kupang (eks kantor Bupati Kupang), Bung Karno dihibur oleh tari-tarian dari sejumlah gadis-gadis Kupang.

Leopold Nicolas Nisnoni, BBA, mengenang cerita ayahnya, Alfons Nisnoni, kepadanya beberapa waktu lalu. Menurut Leopold, Bung karno datang pertama kali ke Kupang tahun 1950 dan saat itu salah satu orang yang menerima kedatangan Bung Karno adalah bapaknya, Raja Kupang ketiga, Alfons Nisnoni. "Ada fotonya bersama bapak saya. Nanti saya kasih tunjuk ya," kata Leopold, Raja Kupang keempat, ditemui di kediamannya di Kupang, Minggu (4/6/2017) siang.

Menurut Leopolda, Bung Karno datang ke Kupang pasca penetapan NIK. Selama beberapa hari di Kupang, Bung Karno mengunjungi sejumlah tempat termasuk kantor Resindent. "Kalau dia (Bung Karno, red) datang, ada malam ramah tamah di kantor bupati lama. Disitu ada menari-menari dan tarian yang dibawakan oleh gadis gadis dari kupang," kata Leopold.

Leopold menambahkan, dari cerita ayahnya dan beberapa orang bahwa saat datang ke Kupang, Bung Karno mengunjungi Tugu Hak Asasi Manusia (HAM) atau Tugu Pancasila yang berada di Jalan Pahlawan, tak jauh dari Benteng Concordia di Kota Kupang Lama. Saat berada di Tugu HAM itu Bung Karno meletakkan karangan bunga dan melakukan penghormatan.

"Itu cerita yang saya dengar. Kalau Bapak saya cerita bahwa waktu dia (bung karno, red) datang ke Kupang, dia bilang sama bapak bahwa, jaga baik-baik ini Kerajaan Kupang. Dulu itu propinsi NTT masih Propinsi Nusa Tenggara," kenang Leopold.

Leopold mengatakan, karya tangan Bung Karno di Kupang adalah Pabrik Es Minerva, dimana arsitektur gedung pabrik itu digambar oleh Bung Karno saat dia berada di tempat pengasingannya di Ende, "Itu beta (saya) tahu, beta dengar cerita dari pemiliknya (pabrik es, red), Kong Seo. Dia (kong Seo) bilang, bahwa itu dirancang oleh Bung Karno. Karena itu kita rasa bangga bahwa ada stau pabrik es, yang gedungnyaa tu dari Bung karno," kata Leopold.

Leopold mengatakan, Tugu HAM dan gedung pabrik es Minerva di Kupang yang punya sejarah dan ada kaitannya dengan Bung Karno harusnya bisa dijaga dan ditata baik oleh pemerintah dan ahli waris. "Cagar budaya dijaga supaya sama juga kek diluar negeri, orang jaga. Tapi jangan tidak memelihara, akhirnya jadi puing-puing. Mari kita sama-sama jaga, tapi jangan semua hanya dari pemeirntah tapi juga dari ahli waris dan masyarakat," kata Leopold.

Penulis: omdsmy_novemy_leo
Editor: omdsmy_novemy_leo
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved