Kelulusan SMP Kupang

Veronica Menangis saat Baca Ini di Depan Gurunya

Murid kelas 9B ini menuturkan, puisi yang ia bacakan adalah hasil karyanya sendiri.

Editor: Bebet I Hidayat
Eflin Rote
Veronica terlihat menangis saat membaca puisi yang berjudul Guruku di acara lulusan SMP Kristen Mercusuar, Kota Kupang, Jumat (2/6/2017). 

Laporan reporter, Eflin Rote

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Veronica Atamau terbata-bata ketika membacakan puisi yang ditujukan bagi gurunya. Ia sesekali mengusap matanya yang mulai berair. Tampak teman-teman seperjuangannya pun ikut haru.

Veronica yang saat itu menggenakan kebaya berwarna coklat mengaku terharu karena kembali mengingat jasa para guru.

"Saya terharu karena ingat jasa mereka. Kadang mereka suka marah tapi itu untuk kebaikannya kami," ujar Veronica saat ditemui usai pengunguman kelulusan SMP Kristen Mercusuar di Celebes Resto, Kupang, Jumat (2/6/2017).

Veronica mengaku tidak merasa gugup saat membaca puisi tersebut. "Saya terlalu senang karena sudah lulus, jadi tidak gugup. Rasanya puas, karena perjuangan selama tiga tahun belajar tidak sia-sia," ujarnya.

Murid kelas 9B ini menuturkan, puisi yang ia bacakan adalah hasil karyanya sendiri. "Saya terinspirasi dari keseharian di sekolah bersama guru. Saya tulis puisi ini dari sebelum wisuda selama empat hari," tuturnya.

Baca: Inilah Tanggapan Kepala Sekolah SMP Mercusuar Kupang saat Baca Postingan Orangtua Murid di Medsos

Berikut puisi yang dibacakan Veronica yang berjudul Guruku.

Guru…
Saat kau terima kami dengan tulus
Saat pertama langkah kaki ini
Kami tak mengerti…bahkan kami tak tahu
arah yang kami cari…
Tapi satu cita cita kami
Hanya ingin…menjadi manusia yang berguna

Guru…
Engkau pahlawan yang tak pernah mengharapkan balasan
Disaat kami tak mendengarkan mu
Engkau tak pernah mengeluh dan menyerah
Untuk mendidik kami
Darimu kami mengenal banyak hal
Tentang mana warna yang indah
Tentang garis yang harus di lukis
Juga tentang kata yang harus dibaca
Engkau membuat hidup kami berarti

Kini…setelah hari ini…
Ketika hari berganti menjadi pasti
Kami akan pergi…untuk mengejar cita cita kami
Menggapai harapan kami
Melanjutkan langkah kaki ini
Untuk meraih segudang prestasi

Guru…
Bekal yang kau tanami kepada kami
Akan kami gali untuk masa depan kami
Akan kami ingat ketulusan
Jasa jasamu yang selalu sabar membimbing kami
Tak kan pernah bisa tergantikan

Guru…
Tiada kata yang pantas kami ucapkan
Selain terimakasih atas semua jasa-jasa mu
Maafkan kami bila telah membuatmu kecewa
Jasa-jasa mu akan kami semat abadi sepanjang hidup kami
Terimakasih guruku

Baca: Pilih Pesta Lulusan dengan Makan Bersama Ketimbang Konvoi

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved