SEDIH, Diusir Suaminya Bule Norwegia dari Rumah Sendiri, Janda Anak 3 Menangis Lapor ke KPAI

Ia mengaku diusir dari rumahnya sendiri oleh mantan suaminya yang bernama Morteb Innhaug, warga negara Norwegia.

SEDIH, Diusir Suaminya Bule Norwegia dari Rumah Sendiri, Janda Anak 3 Menangis Lapor ke KPAI
Warta Kota/Istimewa
Seorang janda tiga anak mengadu ke LPAI 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA--Yanti Sudarno seorang janda mengadukan nasibnya ke Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia Seto Mulyadi atau yang biasa disapa kak Seto.

Ia mengaku diusir dari rumahnya sendiri oleh mantan suaminya yang bernama Morteb Innhaug, warga negara Norwegia.

Yanti tidak kuasa menahan tangisnya saat bercerita bahwa dirinya dan tiga anaknya tidak dinafkahi.

"Sudah satu tahun bekas suaminya saya abai terhadap kewajibannya. Pengadilan memutuskan untuk memberikan nafkah Rp 20 juta perbulan tapi tidak sekalipun dipenuhi. Saya sudah lelah dan habis uang sampai saat ke Mabes Polri melaporkan nasib anak saya dua terpaksa nunggu di motor gojek," kata Yanti kepada Kak Seto di Kantor LPAI, Jakarta Pusat, Rabu (31/5/2017).

Yanti bercerita, pada 28 September 2015 Morten beserta istri barunya melakukan pengusiran kepada Yanti beserta ketiga anaknya dari rumah di Cilandak, Jakarta Selatan.

Menurutnya, barang-barang miliknya langsung dikemasi ke dalam kardus dan disisihkan secara serampangan di luar rumah agar dapat secara langsung dibawa keluar dari rumah tersebut.

"Pengusiran tersebut juga langsung dilakukan seketika tanpa dikomunikasikan. Saya pun sudah melaporkan ke Polres (Jakarta Selatan) terkait pengusiran itu pada hari kejadian, namun kasusnya mentah. Sekarang saya tinggal di rumah petakan," ungkapnya.

Yanti juga mengaku tetap berjuang untuk memperoleh keadilan yakni dengan melakukan upaya hukum.

Upaya hukum yakni menggugat hak asuh anak, menggugat harta gono gini, serta menggugat perbuatan melawan hukum peralihan saham, serta melaporkanke Polda Metro Jaya terkait dugaan tindak pidana pemalsuan tandatangannya yang dipergunakan untuk mengalihkan Saham BLI.

"90 persen saham atas nama saya secara sewenang-wenang dialihkan kepada istri baru Morten. Saat ini Morten dan Istrinya berstatus tersangka namun kasusnya mandeg. Padahal saya sangat membutuhkan kepastian hukum terkait saham itu untuk menafkahi anak-anaknya," tegasnya.

Halaman
12
Editor: Rosalina Woso
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help