Ratusan Kue Pau Ini Langsung Habis Diserbu, Muncul Setahun Sekali Saat Ramadan di Belinyu

Kue yang mirip dengan risoles ini berwarna putih dengan isi diantaranya kates ataupun udang. Beda dengan risol, kue Pau tidak digoreng.

Ratusan Kue Pau Ini Langsung Habis Diserbu, Muncul Setahun Sekali Saat Ramadan di Belinyu
Bangkapos.com/Riyadi
Kue pau, penganan khas ramadan di Belinyu. 

POS KUPANG.COM -- DATANGNYA bulan Ramadan menjadi berkah tersendiri bagi para penjaja makanan. Hampir di berbagai tempat muncul para penjaja aneka makanan pembuka.

Mulai dari jajanan ringan hingga aneka minuman serta makanan. Namun ada yang menarik di Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka. Ada kuliner yang paling diburu oleh masyarakat di sana.

Adalah kue Pau. Jajanan ini paling diburu warga Belinyu terutama di bulan Ramadan ini. Buktinya, ratusan ratusan butir kue pau langsung habis dalam sekejab begitu dijajakan di lapak penjual kue di Jalan Gajah Mada Pasar Belinyu, Senin (29/5) kemarin.

Satu penjual kuliner Ramadan di Belinyu, Syaiful menuturkan, kue Pau merupakan kue yang paling diburu.

"Kue Pau yang paling laris, banyak dibeli orang, kadang banyak yang main pesan dulu," kata Syaiful kepada Bangka Pos Senin (29/5) kemarin.

Kue yang mirip dengan risoles ini berwarna putih dengan isi diantaranya kates ataupun udang. Beda dengan risol, kue Pau tidak digoreng.

"Rasa gurih, ada manisnya sedikit, asin dari udang juga ada. Pokoknya kena kalau makan kue Pau ini," ujar Syaiful.

Dikatakan Syaiful, kue Pau khas Belinyu yang dijual olehnya dibuat oleh ibu Bariah, yang masih terbilang kerabatnya.

Ditambahkannya, kue ini hanya muncul setahun sekali tepatnya saat bulan Ramadan tiba.

Selain bulan Ramadan, kue Pau dikatakannya akan sangat sulit dijumpai bahkan tidak ada sama sekali.

Halaman
12
Editor: Rosalina Woso
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help