Pria ini Malah Dipenjara, Sementara Mobil Hasil Kerjanya Direbut Istri

"Saya akan banding. Mobil itu hasil kerja keras saya," kata Khamid menuju tahanan PN Gresik.

Pria ini Malah Dipenjara, Sementara Mobil Hasil Kerjanya Direbut Istri
Surya/Sugiyono
Terpidana penggelapan mobil usai menjalani persidangan di PN Gresik. 

POS KUPANG.COM, GRESIK -- Terdakwa Abdul Khamid (54), warga Dusun Metani, Desa Watuagung, Kecamatan Bungah, dihukum majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Gresik akibat menggelapkan mobil milik mantan istrinya.

Manjelis Hakim PN Gresik yang diketuai oleh Fitria Ade Maya menyatakan terdakwa bersalah karena telah mengambil mobil Isuzu Panther tahun 2008, Nopol L 8374 LS.

Perbuatan Abdul Khamid dilakukan ketika belum cerai dengan istrinya.

Ketika masih proses perceraian, Abdul Khamid membawa mobil keluarga tersebut.

Ternyata setelah putusan Pengadilan Agama Gresik bahwa mobil itu hak istrinya.

Namun, mobil itu tidak diberikan oleh terdakwa, sampai akhirnya dilaporkan ke Polisi bahwa terjadi penggelapan mobil.

Proses persidangan yang berlangsung dengan dipimpin majelis hakim PN Gresik Fitria Ade Maya dengan Jaksa Penuntut Umum Budi Prakoso menutut terdakwa hukuman dua tahun penjara.

Namun, oleh majelis hakim terdakwa divonis setahun penjara.

"Putusan hakim menyebutkan bahwa terdakwa Abdul Khamid bersalah," kata Bayu Soho Rahardjo, humas PN Gresik Rabu (31/5/2017).

Atas putusan itu, Abdul Khamid menyatakan akan banding.

"Saya akan banding. Mobil itu hasil kerja keras saya," kata Khamid menuju tahanan PN Gresik. (Bangka Pos.Com)

Editor: Rosalina Woso
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved