Kasus Lando Noa Manggarai Barat, Belum Semua Tersangka Ditahan

Dari tiga orang tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan proyek jalan Lando Noa di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), hanya satu tersangka yang tel

Kasus Lando Noa Manggarai Barat, Belum Semua Tersangka Ditahan
net
ilustrasi

Laporan Wartawan Pos Kupang, Servantinus Mammilianus

POS KUPANG.COM, LABUAN BAJO -- Dari tiga orang tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan proyek jalan Lando Noa di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), hanya satu tersangka yang telah ditahan.

Satu orang tersangka itu,yakni Agus Tama yang ditahan sejak Bulan Maret 2017 di ruang tahanan Polres Mabar. Dia sudah diberangkatkan ke Kupang untuk pelimpahan tahap dua ke Kejati NTT.

Agus yang menjabat sebagai Kepala Dinas PU Mabar, berangkat pada Hari Senin (29/5/2017) didampingi oleh polisi. Selanjutnya akan dilimpahkan ke Kejati NTT di Kupang, Selasa (30/5/2017).

Tentang dua tersangka yang lain, Kapolres Mabar, AKBP DR Supiyanto,Msi menjelaskan alasannya.

"Yang jelas yang sudah siap untuk tahap dua, ada dua orang tersangka. Satu selaku KPA (Kuasa Pengguna Anggaran,Red) dan satunya selaku pelaksana yang sedang di rumah sakit di Surabaya,tetapi sudah persiapan untuk besok langsung ke Kupang. Sedangkan yang satunya lagi baru mau tahap satu," kata Supiyanto.

Tersangka yang di surabaya itu maksudnya adalah rekanan CV Sinar Lembor, Vinsen. Sedangkan tersangka yang masih tahap satu,yakni Ketua Rajapati Yeremias, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Kapolres beralasan, tersangka selaku PPK belum ditahan karena masih mencari waktu yang tepat.

"Satu orang tersangka sebenarnya ditahan tetapi sakit. Satu tersangka lainnya lagi, sedang cari-cari waktu yang pas. Jangan sampai nanti saat penahanan di awal, ternyata belum tahap dua sudah habis masa penahanannya. Jadi nanti pada saatnya kami ambil waktu yang tepat,"kata Supiyanto.

Secara terpisah,Kuasa Hukum dari Vinsen,yakni Siprianus Ngganggu, SH membenarkan bahwa kliennya datang dari Surabaya langsung ke Kupang, untuk pelimpahan tahap dua ke Kejati NTT.

"Kalau bukan sore ini (Senin,Red), berarti Selasa pagi dia langsung ke Kupang. Kami juga belum tahu persis posisinya di mana. Hanya memang dia sempat berobat tetapi tidak tahu,apakah di Surabaya ataukah di Jakarta. Pokoknya di luar daerah," kata Siprianus.

Dia ditemui di Mapolres Mabar Senin pagi, saat hendak koordinasi terkait pelimpahan tahap dua kliennya.*

Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help