PosKupang/

VIDEO: Ini Tindakan Petugas Kehutanan di Kawasan Hutan Lingdung Bifemnasi Sonmahole, Belu

Ini yang dilakukan petugas kehutanan kabupaten Belu setelah ada klaim dari warga setempat terkait kepemilikan tanah

Laporan Wartawan Pos Kupang, Edy Bau

POS KUPANG.COM, ATAMBUA - Petugas kehutanan dari unit pelaksana tugas (UPT) Kesatuan Pengelolaan Kehutanan (KPH) Wilayah Belu bersama TNI dan Polri melakukan pencabutan patok serta pemasangan papan peringatan di kawasan Hutan Bifemnasi Sonmahole pada Jumat (19/5/2017).

Patok yang dicabut dan pemasangan papan peringatan ini dilakukan menyusul tindakan warga empat dari dua kecamatan di kabupaten Belu mengklaim kawasan hutan Bifemnasi Sonmahole lahan milik pribadi.

Lahan yang diklaim ini berada dalam satu kawasan dengan bendungan Rotiklot yang sedang dibangun.

Kepala UPT KPH Wilayah Belu, Matheus Dacosta kepada wartawan, Jumat (19/5/2017) mengatakan, warga telah mematok sepanjang ruas jalan dari kilometer (KM) enam sampai KM 16 jurusan Atambua-Atapupu atas nama pribadi.

Sebagian sudah melakukan penebangan pohon-pohon serta memasang tanda kepemilikan.

Menurut Matheus, pihaknya mencabut patok tersebut karena yang dilakukan warga adalah tindakan illegal yang melanggar hukum sekaligus berbahaya bagi kawasan hutan tersebut.

"Kepada masyarakat yang mengklaim kawasan hutan ini secara illegal tolong dihentikan karena sesuai UU yang baru, masyarakat yang melakukan ilegal hukuman minimal tiga tahun penjara dan denda Rp 1, 5 miliar," tegasnya. (*)

Penulis: Frederikus Riyanto Bau
Editor: marsel_ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help