PosKupang/
Home »

News

» Jakarta

Sudah 10 Hari Ahok Ditahan, Curhat Veronika Tan Sang Istri Sungguh Mengejutkan!

Pasca vonis, Ahok langsung digiring ke Rumah Tahanan Cipinang sebelum akhirnya dipindahkan lagi ke tahanan Mako Brimob Depok Jawa Barat.

Sudah 10 Hari Ahok Ditahan, Curhat Veronika Tan Sang Istri Sungguh Mengejutkan!
Istimewa
Veronika Tan dan Ahok 

Sebuah video wawancara dirinya berama Stasiun TV Berita Satu mengungkap sebuah fakta menarik.

Veronika Tan
Veronika Tan (ist)

Siapa sangka, sejak awal akan dinikahi Ahok, Veronika Tan taunya sang calon suami adalah seorang pengusaha.

Tak pernah sedikit pun terbersit di dalam pikirannya bahwa suatu saat nanti dirinya akan menjadi seorang istri politisi, atau istri gubernur DKI Jakarta.

Pertanyaan pun kian jauh, setelah semua yang terjadi selama ini, menyesalkah Veronika Tan pernah dinikahi Ahok?

Curhat mengejutkan Veronika Tan terungkap dalam wawancara bersama presenter Berita Satu TV Rike Amru :

Veronika Tan
Veronika Tan (Screenshoot Berita Satu TV)

Vero : Kami biasanya nonton berita bersama di ruang keluarga

Rike : Kalau nonton di ruang keluarga, berarti anak-anak juga ikut. Terus apa tanggapan anak-anak soal pemberitaan selama ini soal Pilkada yang riuh rendah?

Vero : Gak sih. Kan ributnya di medsos. Gak usah liatin medos aja. Anak-anak tahu. Tapi kan Bapak (Ahok) udah hampir 15 tahun sebenarnya ada di politik dan pemerintahan dari zaman bupati. Jadi waktu Pilkada kurang lebih juga sama. Jadi buat anak-anak bukan hal yang baru, kaget gak sih. Mereka juga tahu bapaknya punya hati buat masyarakat. Bapaknya mau ada di pemerintahan, membantu rakyat.

Rike : Sebagai istri seorang petahana, pasion ibu sendiri apa sih, memang ke politik atau bukan?

Veronika Tan
Veronika Tan (Ist)

Vero : Enggak lah. Nikahnya ama berdasi kok. Tadinya kan bapak pengusaha. Tapi di tengah perjalanan, janji nikahnya di tengah perjalanan gak bilang gak boleh merubah profesi. Di tengah perjalanan kok tiba-tiba jadi pejabat, kok jadi suka sama politik. Sebenarnya gak sih. Bukan masalah politik kalau saya lihat bapak. Memang dari keluarga bapak itu di Belitung, memang dari bapaknya, rasa sosial dan peduli terhadap masyarakat itu udah dari dulu. Makanya mungkin anaknya terpengaruh bapaknya, artinya bapak selalu bilang kalau mau bantu orang miskin, orang kaya itu gak cukup uangnya. Tapi kalau misalnya kita mau benar-benar mensejahterakan rakyat dengan uang pemerintah yang sebenarnya itu adalah hak rakyat dan kewajiban pemerintah yang memang harus diberikan. Pasion inilah yang ada di bapak. Bagi saya ini pembelajaran juga. Karena jiwanya bapak sudah begitu. Kita ya ikut saja.

Halaman
123
Editor: agustinus_sape
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help