PosKupang/

Jelang Ramadhan Cabai Keriting Naik 75 Persen

Seminggu menjelang bulan Suci Ramadhan, harga sembilan bahan kebutuhan pokok (Sembako) di Mbay, Kabupaten Nagekeo, mulai bergerak naik.

Jelang Ramadhan Cabai Keriting Naik 75 Persen
ILUSTRASI
Cabai keriting

POS KUPANG.COM, MBAY - Seminggu menjelang bulan Suci Ramadhan, harga sembilan bahan kebutuhan pokok (Sembako) di Mbay, Kabupaten Nagekeo, mulai bergerak naik. Kenaikan harga mulai terlihat pada dua jenis bahan kebutuhan pokok, gula dan telur ayam.

Harga telur ayam bergerak dari Rp 40 ribu per papan menjadi Rp 45 ribu per papan (30 butir). Sedangkan gula pasir dari Rp 12 ribu menjadi Rp 15 ribu per kg.

Kenaikan harga juga terjadi pada cabai keriting. Harga cabai keriting di Mbay, Sabtu (13/5/2017) sudah Rp 70 ribu per kg dari Rp 40 ribu per kg. Sedangkan harga beras terutama beras lokal cenderung menurun.

Menurut para pedagang di Pasar Danga, Mbay, Kamis (18/5/2017), harga bahan kebutuhan pokok melonjak karena pasokan dari luar terbatas. Cabe keriting misalnya didatangkan dari Jawa dan NTB. Demikian juga dengan telur ayam dan gula. Para pedagang mengatakan, kenaikan harga bahan kebutuhan pokok menjelang bulan puasa sudah menjadi trend.

"Stok ada atau harga tetap naik karena kebutuhan untuk bahan kebutuhan pokok seperti gula, mentega, minyak goreng, terigu, telur ayam, pasti tinggi, " kata Sabarudin, salah seorang pedagang di Pasar Danga-Mbay, Kamis siang.

Menyikapi lonjakan harga beberapa hari terakhir, Dinas Perindag Kabupaten Nagekeo mulai rutin melakukan pemantauan harga. Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindag Kabupaten Nagekeo, Thom Sole, yang ditemui di ruang kerjanya, Rabu (17/5/2017), membenarkan adanya trend peningkatan harga beberapa bahan kebutuhan pokok, seperti telur ayam dan kacang hijau.

Thom mengungkapkan, dalam sepekan terakhir, pihaknya mulai rutin memantau perkembangan harga kebutuhan pokok di Pasar Danga. "Kalau harga beras masih stabil, bahkan cenderung turun. Khusus untuk gula, jika harga terus melonjak, kita akan koordinasi dengan Bulog melalui Pak Bupati untuk melakukan operasi pasar," kata Thom. (dea)

Penulis: Adiana Ahma
Editor: Kanis_Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help