PosKupang/

Antarpulau Ternak Besar dari Nagekeo Capai 2.304 Ekor

Pengiriman ternak besar dari Kabupaten Nagekeo tahun 2017 meningkat dari tahun-tahun sebelumnya

Antarpulau Ternak Besar dari Nagekeo Capai 2.304 Ekor
ILUSTRASI
Sapi 

POS KUPANG.COM, MBAY - Pengiriman ternak besar dari Kabupaten Nagekeo tahun 2017 meningkat. Jika pada tahun-tahun sebelumnya kuota pengantarpulauan ternak dari Nagekeo hanya 2.000 ekor, pada tahun ini meningkat menjadi 2.304 ekor.

Peningkatan kuota pengantarpulauan ternak besar dari Nagekeo tahun 2017 disampaikan Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Nagekeo, Gaspar Djawa, melalui Kepala Bidang Perdagangan, Thom Soleh, ketika ditemui di Kantor Dinas Perdagangan Kabupaten Nagekeo, Rabu (17/5/2017).

Thom mengatakan, kuota yang ada telah terbagi rata keenam perusahaan perdagangan ternak di daerah itu masing-masing sapi 328 ekor, kerbau 28 ekor dan kuda 28 ekor. Enam perusahaan itu, yakni UD Bina Tani, UD Mbay Mulya, UD Safari, UD Arung Samudera, UD Harapan Kasih dan PT Ike Sejahtera Abadi.

Thom mengatakan, penataan perdagangan ternak antarpulau membutuhkan koordinasi berbagai pihak terutama mencegah penyelundupan ternak.

Selain pengawasan melalui Pelabuhan Marapokot, selama setahun terakhir, pengiriman ternak ke Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan, juga dilakukan melalui Pelabuhan Rakyat Riung, Kabupaten Ngada. Karena itu, Thom mengatakan, pengawasan juga harus dilakukan ketika ternak keluar dari Nagekeo ke Riung.

Informasi yang diperoleh Pos Kupang, ada indikasi penyelundupan ternak melalui pelabuhan-pelabuhan tidak resmi di Pantai Utara Nagekeo. Sedangkan sapi induk diduga kuat dipotong dan dagingnya dikirim ke Ende dan beberapa daerah di Flores. Pengiriman daging ilegal ini biasa dilakukan pada pukul 02.00 Wita. (dea)

Penulis: Adiana Ahma
Editor: Kanis_Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help