PosKupang/

Warga Perumahan Blok M BTN Kolhua Ditemukan Tewas Tertelungkup, Keluarga Anggap Janggal

Keluarga menemukan adanya luka pada bagian wajah, memar di dada dan leher serta gunting bunga yang tidak utuh lagi.

Warga Perumahan Blok M BTN Kolhua Ditemukan Tewas Tertelungkup, Keluarga Anggap Janggal
net
Ilustrasi

Laporan Wartawan Pos Kupang, Hermina Pello

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Kematian Michael Louis Alhans, Warga Blok M BTN Kolhua dinilai janggal oleh keluarga.

Keluarga menemukan adanya luka pada bagian wajah, memar di dada dan leher serta gunting bunga yang tidak utuh lagi.

Michael Louis Alhans ditemukan dalam posisi telungkup di jalan sekitar 40 meter sampai 50 meter dari rumah korban yang berada di Blok M no 49 Perumahan BTN Kolhua.

Heru Richard Alhans anak dari Michael Louis Alhans yang ditemui di IPJ RSUD Prof Dr WZ Johannes Kupang, Jumat (19/5/2017) mengatakan tidak menyangka ayahnya pergi begitu cepat karena dia baru berpisah dengan ayahnya sekitar 15 menit.

"Tapi saya tidak respon dan langsung masuk rumah. Semua sudah tidur hanya papa yang belum tidur. Saya kemudian masih bereskan sound system. Saya lihat papa mengintip dari dalam rumah ke arah pemuda yang sementara minum mabuk. Saya minta papa untuk tidur. Saya kunci pintu dan papa juga tidak bicara apa-apa dengan saya. Saya lihat papa ke belakang dan saya masuk kamar untuk tidur. Tapi tidak sampai lima menit saya mendengar ada bunyi grendel dari pintu belakang. saya pikir papa keluar hanya di belakang, "ujarnya.

Sekitar 15 menit kemudian, ada yang datang gedor pintu dan Heru belum tidur sehingga dia untuk keluar untuk buka pintu karena mereka (pemuda yang sebelumnya duduk minum mabuk) mengatakan pada Heru bahwa papanya ada jatuh dan tidur di jalan.

"Mereka menyampaikan bahwa mereka melihat papa saya saat mereka keluar untuk membeli minum dan mereka berpikir anjing mati. Saat disenter ternyata itu papa saya. Saya lari ke sana dan saya lihat papa sudah tidak ada lagi. Saya bilang dengan mereka, kamu bilang papa jatuh tapi sebagai anak saya tahu bahwa papa tidak jatuh, ini orang pukul karena saya sangat tahu bentuk tubuh papa saya. Saat itu saya bersama dengan adik laki laki saya dan mereka. Adik saya tidak kuat dan mau peluk papa tapi saya larang dan lebih baik lapor polisi," ujarnya. Dia memperkirakan pada waktu itu u waktu menunjukkan pukul 01.15 wita.

Pada saat ditemukan, Michael dalam dalam kondisi tengkurap. Saat polisi datang sudah ada keluarga lainnya datang ke TKP dan saat badan Michael dibalik ada luka di bagian wajah. Selain itu juga ketika sampai di rumah sakit saat baju di buka ada memar di leher dan di dada korban.*

Selengkapnya Baca Pos Kupang Edisi Cetak Sabtu 20 Mei 2017

Penulis: hermina_pello
Editor: alfred_dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help