Kapolres Flotim Akan Tindak Tegas Jika Aksi 1000 Lilin Masih Dilaksanakan

Ini kata Kapolres Flotim jiga panitia tidak mengindahkan larangan pihak kepolisian terkait aksi 1000 lilin

Kapolres Flotim Akan Tindak Tegas Jika Aksi 1000 Lilin Masih Dilaksanakan
Pos Kupang/Felix Janggu
Kapolres Flotim, AKBP Arri Vaviriyanto 

Laporan wartawan Pos Kupang, Felix Janggu

POS KUPANG.COM, LARANTUKA - Kepolisian Resort Flotim tidak mengeluarkan ijin pelaksanaan 1000 lilin untuk NKRI yang digelar pemuda lintas agama di Flotim, Selasa (16/5/2017) malam.

Jika panitia tidak mengindahkan larangan kepolisian, Kapolres Flotim AKBP Arri Vaviriyanto mengancam akan menggunakan kekuatan kepolisian.

"Bila tetap dilaksanakan maka kita akan laksanakan Peraturan Kapolri no. 9 tahun 2009 tentang penggunaan kekuatan dalam kepolisian," kata Kapolres Arri Selasa (16/5/2017).

Aksi unras di area terbuka setelah pukul 18.00, jelas Kapolres Arri melanggar UU no. 9 th 1998.

"Ya konsekuensinya kalo melanggar akan berhadapan dengan kita," kata Kapolres Arri.

Meskipun aksi damai, kata Arri, tetapi bisa dilihat aksi itu akan mengarah pada siapa.

"Nanti kalo kita biarkan akan dianggap Polri berpihak pada orang atau kelompok tertentu," kata Kapolres Arri.

Dari pada terjadi bentrok, apalagi menjelang pelantikan bupati Flotim, kepolisian harus jaga kamtibmas di Flotim.

"Daripada nanti ada bentrok juga dengan suporter bola ya mendingan cari alternatif lain kalo mau aksi damai. Ya seperti saya bilang bisa berupa kirab kebangsaan atau orasi siang atau konser kebangsaan," kata Kapolres Arri.

"Yang penting 3x24 jam sebelum giat harus minta ijin ke kepolisian," kata Arri. (*)

Penulis: Felix Janggu
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved