Janda Hot Firza Husein Akhirnya Muncul di Polda Metro: Assalamualaikum, Nanti Ya, Nanti

Ia terlihat mengenakan kerudung berwarna putih dengan motif daun dan berkacamata hitam.

Janda Hot Firza Husein Akhirnya Muncul di Polda Metro: Assalamualaikum, Nanti Ya, Nanti
KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG
Firza Husein beserta pengacara Aziz Yanuar (kiri) tiba di Krimsus, Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (16/5/2017). Firza terbelit kasus konten pornografi dalam percakapan via WhatsApp yang diduga melibatkan dirinya dengan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. 

POS KUPANG.COM -- Firza Husein memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Selasa (16/5/2017) pagi. Dia tiba di Gedung Dirkrimsus dengan ditemani dua orang pengacaranya.

Pantauan Kompas.com, Firza tiba di Gedung Ditkrimsus sekitar pukul 09.40 WIB. Ia terlihat mengenakan kerudung berwarna putih dengan motif daun dan berkacamata hitam.

Firza enggan berkomentar saat memasuki Gedung Ditreskrimsus. Ia bersama pengacaranya langsung menerobos kerumunan wartawan yang menunggunya.

"Assalamualaikum, nanti ya, nanti," ujar Firza.

Firza terbelit kasus konten pornografi dalam percakapan via WhatsApp yang diduga melibatkan dirinya dengan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum bisa meminta keterangan dari Rizieq yang saat ini masih berada di luar negeri.

Sebelumnya, hasil analisis ahli pengenalan wajah (face recognition) pada Senin (16/5/2017) malam menjadi babak baru dalam kasus chat WhatsApp berkonten pornografi yang diduga antara Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dan Firza Husein.

Hery Cahyono, ahli pengenalan wajah dari Indonesia Automatic Fingerprints Identification System (Inafis) Polri, memastikan bahwa foto wanita tak berbusana dalam percakapan WhatsApp tersebut adalah Firza.

Ia membuktikan keaslian foto wanita tersebut dengan sejumlah metode. Pertama, Hery menggunakan program pemindai biometrik yang mampu mencocokkan wajah dari sejumlah foto.

Adapun foto yang menjadi pembanding adalah foto Firza Husein yang diambil penyidik ada 4 Februari 2017, atau ketika Firza ditahan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, atas dugaan makar.

Meski Firza tak kooperatif saat fotonya diambil, penyidik berhasil mengumpulkan potret Firza dari berbagai sudut dengan jumlah tak sedikit untuk menghasilkan kecocokan yang akurat.

"Dia ada perhitungan dari titik biometrik wajah nanti ada simpulan by system, kami juga gunakan analisa secara fisik dan data digital," ujar Hery di Mapolda Metro Jaya, Senin (15/5/2017).

Kedua, dengan menggunakan program bio-finder. Foto-foto porno Firza yang diinput ke dalam program berhasil menunjukkan identitas Firza dalam database e-KTP.

Hery tak meragukan sedikit pun teknik ini. Ia mengatakan, jika wajah dalam foto porno itu bukan Firza, tak mungkin identitas Firza yang akan keluar.

"Baik dari sistem algoritma yang otomatis, hasilnya match. Ketika wajahnya berbeda adalah orang berbeda secara sistem akan menolak," kata Hery. (Tribun Medan.Com)

Editor: Rosalina Woso
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help