Berita Flores Lembata Alor

Warga Desa Lamahelan di Pulau Adonara Gelar Aksi 1000 Lilin Untuk Ahok

Aksi solidaritas menyusul vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan hakim kepada Gubernur DKI non aktif itu berlangsung khusuk.

Warga Desa Lamahelan di Pulau Adonara Gelar Aksi 1000 Lilin Untuk Ahok
ISTIMEWA
Lilin masyarakat Desa Helanlangowuyo, Adonara sebagai solidaritas untuk Ahok Jumat malam (11/5/2017). 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Feliks Janggu

POS KUPANG.COM, LARANTUKA  -- Aksi solidaritas untuk Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok juga sampai pelosok desa. Masyarakat Desa Helanlangowuyo di kaki gunung Ileboleng Adonara Flores Timur menyalakan 1000 lilin Jumat malam (11/5/2017).

Aksi solidaritas menyusul vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan hakim kepada Gubernur DKI non aktif itu berlangsung khusuk.

Tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh muda dari kampung-kampung sekitar berbondong memadati halaman kantor Desa Helanlangowuyo dan berdoa bersama untuk Ahok dan kesatuan bangsa Indonesia.

Masyarakat berdoa sambil mengusung poster gambar Ahok dan poster bertuliskan "Kita Tidak Biafkan Ahok Berjuang Sendirian".

Poster bertuliskan "dari ujung timur Indonesia, Adonara, Lamahelan, Ahok...Ahok NKRI harga mati. Tegakkan hukum Indonesia jangan pandang buluh! Doa Kami bersamamu Ahok pejuang kebenaran.

"Aksi 1.000 lilin ini merupakan bentuk simpati dan dukungan moral warga masyarakat Helanlangowuyo, untuk mantan Gubernur DKI Jakarta yang akrab disapa Ahok tersebut,"kata Koordinator Aksi Marselinus Bala Makin Sabtu pagi (13/5/2017).

Marselinus mengatakan apa yang terjadi di ibu kota Jakarta tidak luput dari perhatian masyarakat kecil di pelosok-pelosok desa di tanah air.

"Ini suara desakan kami dari desa untuk perjuangan Ahok dan NKRI. Ahok adalah Indonesia," kata Marselinus.

Marselinus mengatakan vonis hakim atas Ahok sangat tidak adil dan sarat intervensi. Menggambarkan betapa murahnya hukum di Indonesia saat ini.

"Negara ini dimerdekakan dengan pertumpahan darah, namun kini hanya karena kepentingan segelintir orang, kita gadaiakan bangsa sendiri di mata dunia," kata Marselinus.

Ahok pemimpin berani, jujur dan bersih, adalah wajah Indonesia dan martabat kita di mata dunia. Tapi kita gadaikan martabat kita demi kepentingan sekelompok manusia yang merusak NKRI. (*)

Penulis: Felix Janggu
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved