PosKupang/

Pemkot Kupang Gratiskan Pengurusan SITU

Warga Kota Kupang kini didorong untuk berusaha dalam ekonomi kreatif. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang menerapkan layanan gratis bagi masyar

Pemkot Kupang Gratiskan Pengurusan SITU
Net
Kantor Walikota Kupang tampak samping 

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Warga Kota Kupang kini didorong untuk berusaha dalam ekonomi kreatif. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang menerapkan layanan gratis bagi masyarakatnya yang ingin mengurus surat izin tempat usaha (SITU).

Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Kota Kupang, Thomas Balukh, yang ditemui di Kupang beberapa waktu lalu mengatakan, ada lima item perizinan yang digratiskan Pemkot Kupang. Lima jenis perizinan itu, yakni surat izin tempat usaha, surat izin usaha perdagangan, surat izin jasa konstruksi, advice plan dan IMB pemutihan khusus warga penerima program perlindungan sosial.

"Kebijakan itu dimaksud untuk memberikan ruang yang cukup bagi warga terutama yang memiliki usaha kecil agar bisa berusaha secara legal karena miliki izin. Karena, dengan perizinan yang dimiliki untuk setiap tempat usaha, akan memberikan banyak manfaat, termasuk untuk kepentingan intervensi bantuan pemerintah. Meski izinya gratis namun wajib dibuat oleh pemilik usaha agar bisa berusaha dengan lebih leluasa dan berkemungkinan mendapatkan sejumlah intervensi dana pemerintah," katanya.

Untuk SITU, katanya, gratis bagi proses pendaftaran ulang setiap satu tahun dan perpanjangan dalam kurun waktu setiap tiga tahun. Sementara untuk surat izin usaha perdagangan (SIUP) berlaku untuk proses pendaftaran baru, daftar ulang setiap tahun dan perpanjang di setiap lima tahunnya. Terhadap surat izin usaha jasa konstruksi (SIUJK) diperlakukan gratis untuk pendaftaran baru, daftar ulang tiap tahun dan perpanjang di setiap tiga tahunnya.

Sedangkan izin mendirikan bangunan (IMB) pemutihan diberikan untuk warga miskin yang masuk dan mendapat intervensi program perlindungan sosial pemerintah yang antara lain keluarga penerima beras sejahtera (rastra) atau yang dulunya beras miskin (raskin), penerima program keluarga harapan (PKH), penerima kartu Indonesia pintar (KIP), kartu Indonesia sehat (KIS) dan lainnya.

Selain memberikan pelayanan gratis, BPPT lanjut dia, juga memberikan layanan menjemput bola langsung kepada warga masyarakat dengan pelayanan bergerak di seluruh kelurahan. Sistem pelayanan bergerak yang dimaksud adalah warga tinggal menuju kelurahan untuk melakukan pengurusannya. (ira)

Editor: alfred_dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help